Senin, September 20, 2021
BerandaNewsRegionalPemantapan Desa dan Pemulihan Pandemi Covid-19 Dijadikan Kiblat Kebijakan Pembangunan Kota Batu

Pemantapan Desa dan Pemulihan Pandemi Covid-19 Dijadikan Kiblat Kebijakan Pembangunan Kota Batu

NUSADAILY.COM-KOTA BATU-Keberlanjutan agenda pengendalian Covid-19, penguatan indeks pembangunan manusia (IPM), penguatan pelayanan publik dan reformasi birokrasi. Ketiganya dibahas dalam Forum Konsultasi Publik Kebijakan Pembangunan Kota Batu tahun 2022 yang digelar di Rupatama Balai Kota Among Tani (Selasa, 9/2).

Pemulihan pandemi Covid-19 dan pemantapan desa menjadi titik penting yang ditekankan. Agenda pemulihan Covid-19 mencakup permasalahan sosial, normalisasi pelayanan publik dan ekonomi daerah. Sementara peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meliputi pendidikan, kesehatan dan daya beli masyarakat.

Dan pemantapan desa berdaya antara lain meliputi insfrastruktur dasar, perekonomian deas, pemerintahan desa, pemekaran wilayah desa, perencanaan dan penganggaran desa.

Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko mengatakan, dalam RPJMD terdapat 28 proyek strategis daerah. Sedangakan ada 13 proyek daerah yang belum tertuang di RPJMD.

“Untuk Pemantapan Pembangunan Desa, kita akan fokus pada Infrastruktur dasar, perekonomian desa dan pemerintahan desa,” ujar Dewanti.

Rencana Pemekaran Desa Turut Diulas

Selain itu, rencana pemekaran wilayah desa turut diulas dalam forum ini. Serta perencanaan dan penganggaran desa yang beragam persiapannya sudah berjalan di Kota Batu. Pemerintah juga melakukan optimalisasi pelayanan public berbasis TIK juga akan dilakukan dengan penguatan E-Gonverment dan smartcity.

“Dalam masa pandemi ini, pemerintah juga akan melakukan pemulihan ekonomi daerah berbasis transformasi ekonomi unggulan (pertanian, pariwisata dan UMKM) serta memobilisasi pendapatan daerah yang inovatif melalui optimalisasi sumber-sumber pendapatan daerah,” ujar Dewanti.

Dalam kesempatan itu Bapelitbangda memaparkan siklus agenda perencanaan dan penganggaran tahun 2021/2022. Dalam perencanaan dan pentahapan pembangunan RPJMD tahun 2017 hingga tahun 2022.

Sementara itu, Sekretaris Bapelitbangda Kota Batu, Sopa Ike Paci memaparkan mengenai siklus agenda perencanaan dan penganggaran tahun 2021/2022. Demi pemantapan perencanaan dan pentahapan pembangunan RPJMD tahun 2017 hingga tahun 2022.

“Secara umum untuk tahun 2021 ini. Yang difokuskan adalah pemulihan ekonomi daerah. Sehubungan adanya pandemi Covid-19 yang masih terus berlanjut hingga saat ini,” katanya.

Lebih lanjut, kata Sopa, selain fokus utama penanganan pandemi dan peningkatan IPM. Pihaknya juga akan dilakukan pemantapan desa berdaya. Sehubungan dengan visi dan misi Kota Batu ‘Desa Berdaya Kota Berjaya’.(wok/aka)

RELATED ARTICLES
- Advertisement -spot_img

popular minggu ini

AnyFlip LightBox Embed Demo

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

berita khusus

Pemkot Malang Alokasikan Dana Cukai Hasil Tembakau untuk Jaminan Kesehatan

NUSADAILY.COM - MALANG - Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Kesehatan memanfaatkan Dana Bagi Hasil (DBH) Cukai Hasil Tembakau (CHT) untuk program pemenuhan dan penyediaan...