Kamis, September 23, 2021
BerandaNewsRegionalPedagang Pasar Tradisional di Kediri Manfaatkan Layanan Daring

Pedagang Pasar Tradisional di Kediri Manfaatkan Layanan Daring

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – KEDIRI – Pedagang pasar tradisional di Kota Kediri, Jawa Timur, memanfaatkan layanan pesan daring agar tetap bisa melayani kebutuhan pelanggan sehari-hari, sekaligus mendukung program PPKM dan mengurangi kerumunan untuk mencegah penyebaran COVID-19.

“Saya buka layanan daring untuk menyiasati pemasukan agar tetap jalan. Karena jualan sayur, saya berusaha untuk bisa menjual semua sebelum sayurannya busuk,” kata Anik, salah seorang pedagang sayur di Pasar Setono Betek, Kota Kediri, Jumat.

BACA JUGA : KPK Fasilitasi Kunjungan Keluarga Tahanan Secara Daring Saat Idul Adha

Ia mengakui jam untuk berjualan di pasar kini dibatasi hingga pukul 20.00 WIB. Padahal, biasanya dirinya bisa berjualan di atas jam tersebut karena pelanggan banyak membeli beragam kebutuhan.

Namun, dirinya tetap mematuhi aturan dari pemerintah, sehingga agar barang yang dijual cepat habis, maka membuka layanan daring. Dirinya membuat banner yang berisikan nama toko serta nomor telepon yang bisa dihubungi. Dengan itu, pelanggan akan bisa menghubunginya sesuai dengan jam operasional di pasar.

BACA JUGA : Mahasiswa Asal Desa, Minta Pemda TTS Perhatikan Jaringan Internet untuk Memudahkan Pembelajaran Daring

Anik menerima pesanan untuk pelanggan Kota Kediri dan sekitarnya. Pesanan akan diantar oleh kurir khusus yang disiapkan. Untuk pembayaran biasanya dikirim lewat transfer.

Selain Anik, terdapat pedagang lain yang memanfaatkan layanan daring. Mereka memasang banner yang bertuliskan toko dan nomor telepon sehingga lebih cepat menghubungi.

- Advertisement -

BACA JUGA : Dispenduk Kulon Progo Berlakukan Pelayanan Administrasi Kependudukan Secara Daring

Direktur PD Pasar M. Ihwan Yusuf mengakui saat ini sejumlah pedagang di Pasar Setono Betek dan Pasar Bandar, Kota Kediri, mulai memanfaatkan layanan daring untuk menjual produk/dagangan.

Solusi Selama PPKM

Ia mengakui cara ini adalah solusi yang terbaik mengingat saat ini masih pandemi COVID-19 dan diberlakukan PPKM. Dengan demikian pelanggan bisa tetap terpenuhi kebutuhan sehari-harinya dengan belanja daring, sedangkan penjual tetap bisa beraktivitas jual beli seperti hari biasa.

BACA JUGA : Terdampak Pandemi, Pedangdut Magetan Jualan Pecel

“Kemajuan teknologi saat ini menjadi solusi bagi pedagang pasar, terutama pada lapak pakaian. Kami mendorong pedagang lain untuk mencoba berjualan daring,” kata Ihwan.

Pemkot Kediri sebelumnya telah membuat layanan “Bi Imah” (Belanja Instan dari Rumah). Program ini memberi kemudahan para pedagang untuk memanfaatkan layanan daring.

Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar sebelumnya mengungkapkan bahwa dengan layanan “Bi Imah” sebagai salah satu upaya untuk mencegah panic buying. Selain itu, warga Kota Kediri tidak perlu keluar rumah untuk berbelanja.(lal)

AnyFlip LightBox Embed Demo

popular minggu ini

- Advertisement -spot_img

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

berita khusus

Genjot Pelatihan Inkubasi, Pemkot Mojokerto Targetkan Bentuk Ribuan Wirausahawan Baru

NUSADAILY.COM - MOJOKERTO - Pemerintah Kota Mojokerto menargetkan ribuan pengusaha baru bakal terlahir di tengah pandemi COVID-19. Hal itu ditegaskan Wali Kota Mojokerto, Ika...