Rabu, Januari 19, 2022

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsRegionalPastikan Kesiapan, Satgas COVID-19 Kecamatan Asembagus Pantau Posko PPKM Berskala Mikro di...

Pastikan Kesiapan, Satgas COVID-19 Kecamatan Asembagus Pantau Posko PPKM Berskala Mikro di Dua Desa

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

NUSADAILY.COM – SITUBONDO – Satgas COVID-19 Kacamatan Asembagus melaksanakan pemantauan posko-posko Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Skala Mikro di dua Desa yakni Desa Trigonco, dan Desa Asembagus, Kamis, 18 Februari 2021.

Pemantauan Posko PPKM Skala Mikro tersebut, diikuti oleh Satgas COVID-19 Kecamatan Asembagus, terdiri dari Forpimka (Camat, Kapolsek dan Danramil Asembagus).

“Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro, Satgas Covid-19 meninjau Posko Penanganan Covid-19 berbasis desa serta RT atau RW. Penerapan PPKM berskala mikro diawali dengan pengaktifan kembali posko-posko gotong royong pencegahan COVID-19 yang sebelumnya sudah ada,” ujar Camat Asembagus Andi Jaka.

Andi Jaka mengantakan, PPKM berskla mikro ini berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 3 Tahun 2021, Surat Keputusan Gubernur Jatim Nomor 188 tahun 2021 dan Surat Edaran Satgas COVID-19 Kabupaten Situbondo Nomor 1 Tahun 2021.

“Satgas COVID-19 Kecamatan Asembagus sudah melakukan pengecekan terkait dengan Posko Penanganan COVID-19 berbasis Desa. Posko yang ada di Desa Trigonco, dan Asembagus sudah ready sejak kemarin,” ucapannya.

Andi Jaka menambahkan, Satgas COVID-19 juga mensosialisasikan PPKM kepada pengurus posko PPKM Desa guna mendeteksi masyarakat di masing masing RT. Jika diketahui ada masyarakat bergejala panas tinggi, batuk, pilek dan gejala lainnya. Maka pihak RT langsung menghubungi petugas untuk dilakukan rapid tes dan apabila diketahui positif, maka segera diisolasi.

Sementara itu, Kades Asembagus Ahmad Sani, menjelaskan, pihaknya bersama petugas posko PPKM telah melakukan pengecekan atau kontrol terkait pelaksanaan PPKM berskala mikro, di Desa Asembagus yang meliputi 6 RT dan 2 RW. “Kita melakukan pengcekan ini untuk memastikan terbentuknya posko posko ditingkat RT/RW,” katanya.

Sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 3 Tahun 2021. Surat Keputusan Gubernur Jatim Nomor 188 tahun 2021 dan Surat Edaran Satgas COVID-19 Kabupaten Situbondo Nomor 1 Tahun 2021. Maka Satgas COVID-19 Kecamatan Asembagus siap mendukung dan melaksanakan PPKM Skala Mikro pada level Desa hingga RT atau RW.

“Tujuannya untuk melakukan pencegahan atau mengurangi angka penularan COVID-19. Jika masih ada yang melanggar dengan ketentuan di atas, maka kita akan memberikan himbauan dan teguran kepada toko-toko maupun café-café yang masih yang masih buka diatas jam 21.00,” jelasnya.

Sementara kegiatan pembelajaran di pendidikan yakni SMP dan 3 SD, Madrasah dan PAUD ada 4 lembaga di Desa Asembagus untuk sementara tidak diaktifkan (dihentikan sementara). Termasuk pelayanan posyandu pemberian makanan tambahan juga dihentikan untuk sementara waktu. Sampai keadaan kondisi betul-betul terkendali dari covid-19 baru adakan lagi kegiatan normal seperti semula.

“Kegiatan pembelajaran kita lakukan secara daring dan kegiatan posyandu kita hentikan dulu,” imbuhnya.

Kades Asembagus Ahmad Sani menambahkan untuk pemberlakuan PPKM skala Mikro didasarkan pada kriteria zonasi pengendalian wilayah. Yakni zona hijau (tidak ada kasus), zona kuning (1-5 kasus positif di satu RT). Zona oranye (6-10 kasus positif di satu RT) dan zona merah (lebih dari 10 kasus positif di satu RT).

“Mekanisme koordinasi, pengawasan dan evaluasi pelaksanaan PPKM Mikro dilakukan dengan membentuk Pos Komando (Posko) tingkat RT dan RW,” tambahnya.

Tidak hanya itu, Ahmad Sani menambahkan PPKM Mikro mengizinkan kegiatan makan dan minum di restoran. Serta kegiatan rohani di tempat ibadah dengan pembatasan kapasitas warga sebanyak 50 persen. Dan disertai penerapan protokol kesehatan lebih ketat.

Selain itu, pembatasan jam operasional untuk pusat perbelanjaan kini berlaku hingga pukul 20.00 WIB. Dengan disertai penerapan protokol kesehatan lebih ketat. Sementara itu, kegiatan sosial budaya yang berpotensi menimbulkan kerumunan dihentikan sementara. (fat/aka).

spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
@nusadaily.com

Perampok di Sukun Malang Tertangkap di Taman Dayu Pandaan ##tiktokberita

♬ original sound - Nusa Daily