Rabu, Desember 1, 2021

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsPancaroba Tiba, Demam Berdarah di Magetan Merajalela

Pancaroba Tiba, Demam Berdarah di Magetan Merajalela

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – MAGETAN – Tidak hanya banjir, tanah longsor, angin kencang dan pohon tumbang. Pada pergantian musim seperti saat ini Demam berdarah dengue (DBD) menjadi ancaman warga Magetan terutama anak-anak.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Jumlah penderita DBD meningkat drastis saat pacaroba seperti saat ini dibandingkan. RSUD dr. Sayidiman Magetan mencatat pada bulan Oktober saja ada 20 pasien DBD yang didominasi oleh anak anak dengan rincian 13 anak-anak dan 7 sisanya pasien dewasa.

Baca Juga: Sumpah Pemuda dan Bahasa Ambyar Multikultural

“Iya, saat ini ada 20 pasien DBD yang jalani perawatan di rumah sakit. Pasien didominasi oleh anak-anak, ada 13 dan pasien dewasa sebanyak 7 orang. Tren ini meningkat selama pergantian musim pada bulan Oktober ini,” kata dokter Deni Sulistyo Rini kepada nusadaily.com, Kamis (28/10/2021).

Baca Juga:

Jika bulan sebelumnya, lajut Dia, hanya satu dua bahkan tidak ada. Bulan Oktober ini penderita DBD meningkat drastis.

“Ini (DBD) merupakan penyakit musiman, hampir setiap pergantian musim kemarau menuju musim penghujan kasus (DBD) selalu naik,” jelasnya.

Lebih lanjut, pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan dengan 5M, yaitu dengan Menguras, Menaburkan, Mengganti, Menutup, dan Menimbun agar tidak menjadi sarang Nyamuk terutama Aedes aegypti.

“Nyamuk jenis ini, dapat membawa virus Dengue penyebab penyakit demam berdarah. Selain Dengue, Aegypti juga merupakan pembawa virus demam kuning, chikungunya, dan demam zika yang disebabkan oleh virus zika,” pungkas dr. Danny. (nto/ark)

- Advertisement -spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA POPULAR