Jumat, Mei 27, 2022
BerandaNewsJatimOkupansi Hotel di Kota Malang Naik Seiring Penyesuian Aturan PPKM

Okupansi Hotel di Kota Malang Naik Seiring Penyesuian Aturan PPKM

NUSADAILY.COM – MALANG, JAWA TIMUR – Tingkat okupansi atau keterisian kamar hotel di wilayah Kota Malang, Jawa Timur, dilaporkan meningkat seiring dengan sejumlah penyesuaian atau pelonggaran aturan pada masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Malang Agoes Basoeki, di Kota Malang, Sabtu mengatakan bahwa, pada akhir pekan, tingkat okupansi hotel tercatat mencapai 60 persen, atau sudah mengalami perbaikan dibanding sebelumnya.

BACA JUGA : Polisi Bangka Barat Giatkan Patroli Malam Hari Kawal Aturan PPKM

“Utamanya untuk akhir pekan, bisa mencapai 50-60 persen untuk tingkat okupansi,” kata Agoes.

Agoes menjelaskan, peningkatan jumlah wisatawan yang menginap di hotel-hotel yang ada di wilayah Kota Malang tersebut, untuk saat ini masih terjadi pada akhir pekan saja. Untuk hari-hari kerja, tingkat okupansi berkisar 20 persen.

BACA JUGA : Satpol PP Surabaya Edukasi Aturan PPKM Darurat Sembari Beri Sembako

Dengan kondisi yang sudah mulai membaik tersebut, lanjutnya, para pengelola hotel juga sudah mulai melakukan penyesuaian harga. Namun, penyesuaian harga tersebut, masih di bawah harga normal.

“Untuk hari biasa sudah mulai baik, sekitar 20 persen, tidak kosong. Beberapa hotel juga sudah mulai menaikkan harga, meskipun belum ke harga normal,” ujarnya.

BACA JUGA : Persib Siap Ikuti Aturan Pemerintah Soal Perpanjangan PPKM

Untuk saat ini, tamu hotel yang menginap kebanyakan berasal dari luar wilayah Malang Raya, seperti Surabaya, Jakarta, Tangerang, termasuk Yogyakarta. Pihak pengelola hotel tetap menerapkan protokol kesehatan ketat, termasuk penerapan aplikasi PeduliLindungi.

“Prokes pasti kami terapkan, termasuk beberapa hotel sudah menggunakan aplikasi PeduliLindungi,” ujarnya.

BACA JUGA : Pelanggar Aturan PPKM Akan Ditindak Tegas Pemkot Tangerang

Sementara untuk bisnis restoran, lanjutnya, saat ini di wilayah Kota Malang sudah mulai berangsur normal, khususnya untuk restoran dengan konsep luar ruangan. Ia mengharapkan kondisi pariwisata di Kota Malang bisa terus membaik.

Meskipun sudah mulai membaik, namun, para karyawan yang tergabung dalam PHRI Kota Malang masih bekerja dengan sistem bergantian. Hal tersebut sesuai dengan aturan pemerintah terkait penerapan PPKM level 3.

BACA JUGA : Lesti dan Rizky Billar Terancam Dipolisikan, Ada Apa?

“Pada saat PPKM level 3 ini, mulai mencoba untuk memulihkan kerja karyawan. Harapan kami bisa masuk 100 persen. Saat ini masih shift, dan penghasilan tidak penuh,” tambahnya.

Saat ini di wilayah Kota Malang tengah menerapkan PPKM level 3 dengan sejumlah penyesuaian baru. Pusat-pusat perbelanjaan termasuk destinasi wisata di wilayah tersebut, secara perlahan sudah diizinkan untuk beroperasi dengan menerapkan protokol kesehatan ketat.(lal)

BERITA KHUSUS

BERITA TERBARU

Pakar Politik Nilai PDIP Jadi Kunci Prabowo Menang Pilpres 2024

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Dukungan kepada Prabowo Subianto untuk maju menjadi calon presiden digaungkan sejumlah kalangan salah satunya baru-baru ini dari Persatuan Purnawirawan Indonesia...
@nusadaily.com Ning Ita Dampingi Anak Penderita Thalasemia jalani Transfusi Darah #tiktokberita ♬ original sound - Nusa Daily