Senin, September 20, 2021
BerandaNewsRegionalNasDem Banyuwangi Imbau Masyarakat Periksa ke Puskesmas Jika Alami Gejala COVID-19

NasDem Banyuwangi Imbau Masyarakat Periksa ke Puskesmas Jika Alami Gejala COVID-19

NUSADAILY.COM – BANYUWANGI – Fraksi NasDem DPRD Banyuwangi mengimbau masyarakat agar segera memeriksakan dirinya ke Puskesmas jika mengalami gejala COVID-19. Terutama bagi mereka yang sudah kehilangan indera perasa dan penciuman. 

Anggota Fraksi NasDem DPRD Banyuwangi, Ali Mustofa mengatakan, dirinya sudah menerima beberapa laporan warga yang kehilangan indera perasa dan penciuman. Namun, sejauh ini mereka tak juga memeriksakan diri ke Puskesmas lantaran takut ‘di-COVID-kan’.

BACA JUGA: Prihatin Ada Pasien Meninggal saat Isoman, NasDem Banyuwangi Sorot Kinerja Satgas COVID-19

“Jadi masih banyak warga yang memiliki stigma negatif, sakit sedikit di-COVID-kan. Akhirnya mereka takut ke Puskesmas meski sebenarnya mereka bergejala COVID-19, seperti kehilangan indera perasa dan penciuman,” kata Ali Mustofa, Sabtu 17 Juli 2021.

Ketika mereka benar-benar terpapar virus Corona akan tetapi tidak terpantau lantaran tidak memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan, maka akan sangat berbahaya bagi masyarakat lainnya.

“Rata-rata yang hilang indra perasa dan penciuman ini kondisinya sehat. Bisa jadi mereka OTG. Karena merasa sehat mereka tetap beraktifitas di luar dan berpotensi menularkan ke yang lainnya, jika mereka ini ternyata positif. Tentu ini berbahaya,” kata Ali.

Kondisi ini terjadi, kata Ali, bukan karena masyarakat tidak takut COVID-19. Namun, mereka lebih takut tidak bisa bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya. Apalagi, sejauh ini jaring pengaman sosial dari pemerintah daerah masih banyak yang belum disalurkan.

“Istilahnya, masyarakat keluar bekerja belum tentu mati karena COVID-19. Namun jika berdiam diri di rumah, sementara kebutuhan untuk melangsungkan hidup tidak ada, mereka sudah pasti akan mati kelaparan,” tegasnya.

Untuk itulah, politisi asal Kecamatan Muncar ini mendesak pemkab Banyuwangi agar segera menyalurkan jaring pengaman sosial bagi masyarakat yang terdampak COVID-19. Terutama bagi mereka yang tengah menjalani isolasi mandiri di rumah. 

“Harus segera didistribusikan. Agar masyarakat benar-benar mematuhi PPKM Darurat ini,” tegasnya.

BACA JUGA: Permintaan Makan Siang Gratis Membludak, NasDem Kota Probolinggo Tambah Kurir Wanita

Di sisi lain, untuk mencegah penularan yang lebih masif, Ali mendesak Satgas COVID-19 Banyuwangi agar memerintahkan Satgas di tingkat kecamatan untuk menggeber sosialisasi terkait ciri-ciri COVID-19 beserta penanganan awalnya. 

“Salah satu caranya ialah agar memasang sepanduk atau banner di tempat yang strategis terkait ciri-ciri COVID-19 beserta penanganan awalnya. Sehingga ketika ada yang merasa memiliki gejala COVID-19 bisa segera ke Puskesmas. Termasuk apabila ada tetangganya bergejala bisa langsung dilaporkan agar segera ada penanganan medis,” tutupnya. (ozi/lna)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

AnyFlip LightBox Embed Demo

popular minggu ini

- Advertisement -spot_img

BERITA TERBARU

berita khusus

Pemkot Malang Alokasikan Dana Cukai Hasil Tembakau untuk Jaminan Kesehatan

NUSADAILY.COM - MALANG - Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Kesehatan memanfaatkan Dana Bagi Hasil (DBH) Cukai Hasil Tembakau (CHT) untuk program pemenuhan dan penyediaan...