Minggu, Desember 5, 2021

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsRegionalNarapidana di Rutan Kraksaan Probolinggo Ikuti Pelatihan Membatik

Narapidana di Rutan Kraksaan Probolinggo Ikuti Pelatihan Membatik

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – PROBOLINGGO, JAWA TIMUR – Narapidana di Rumah tahanan (Rutan) Kelas II-B Kraksaan Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur mengikuti pelatihan membatik yang diinisiasi oleh Industri Kecil Menengah (IKM) Batik Ronggo Mukti Kraksaan bekerja sama dengan CSR PT PJB UP Paiton, selama sebulan sebagai  bekal mereka sebelum kembali ke masyarakat.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

“Pelatihan batik khas Probolinggo bagi warga binaan Rutan Kelas II-B Kraksaan itu merupakan salah satu upaya untuk memberikan kegiatan dan belajar pembuatan batik,” kata pemilik IKM Batik Ronggo Mukti Kraksaan Mahrus Ali di Probolinggo, Selasa.

BACA JUGA : Duh! OTT KPK di Probolinggo Jerat 22 Tersangka

Selama pelatihan membatik para  warga binaan pemasyarakatan akan diajari cara-cara membuat batik khas Probolinggo yang dapat diminati oleh pasar, sehingga begitu selesai membatik, maka produk yang dihasilkan bisa laku di pasaran.

“Harapannya setelah keluar dari rutan, mereka sudah memiliki keahlian dan jika mereka mau bergabung dengan IKM Batik Ronggo Mukti maka kami siap menampung,” tuturnya.

BACA JUGA : Permintaan Makan Siang Gratis Membludak, NasDem Kota Probolinggo Tambah Kurir Wanita

Menurut Mahrus, pihaknya juga akan membantu proses perizinan, pasarnya dan lain-lain, apabila para narapidana tersebut setelah bebas dari rutan ingin mandiri mendirikan IKM batik di Probolinggo.

Pelatihan batik itu, kata dia, dilakukan dengan tujuan untuk semakin membumikan batik. Sebagai salah satu ikon dari Kabupaten Probolinggo dan dengan bermunculannya IKM batik tentunya akan mengangkat perekonomian masyarakat.

BACA JUGA : Peduli Wartawan, NasDem Salurkan Bantuan Sembako dan Vitamin kepada PWI Probolinggo

“Jika sudah memiliki ketrampilan dan keahlian membatik, harapannya mereka bisa diterima dengan baik oleh masyarakat. Dan mampu merekrut masyarakat yang ada di sekitar tempat tinggalnya,” ucapnya.

Pemantauan IKM

Mahrus mengatakan pihaknya akan memaksimalkan tujuh orang warga binaan yang sudah dilatih sebelumnya untuk pelatihan batik khas Probolinggo.  Mereka akan membantu melatih sesama narapidana dengan tetap dalam pemantauan dari IKM Ronggo Mukti Kraksaan.

BACA JUGA : Permintaan Makan Siang Gratis Membludak, NasDem Kota Probolinggo Tambah Kurir Wanita

“Pelatihan batik khas Probolinggo itu memang kami prioritaskan hanya bagi masyarakat Kabupaten Probolinggo. Harapannya memang setelah sampai di rumah dan berkumpul dengan masyarakat mereka mampu mengangkat perekonomian,” ujarnya.

Sementara Kepala Rutan Kelas IIB Kraksaan Bambang Irawan memberikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Owner IKM Batik Ronggo Mukti Kraksaan dan CSR PT PJB UP Paiton yang telah peduli dan memberikan dukungan kepada warga binaan pemasyarakatan yang ada di Rutan Kelas II-B Kraksaan.

“Kami berharap pelatihan batik khas Probolinggo dapat memberikan bekal ketrampilan dan bermanfaat bagi mereka ketika lepas menjalani masa pidana. Sehingga mereka mampu mengembangkan potensinya sebagai sumber mata pencahariannya,” katanya.(lal)

- Advertisement -spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA POPULAR