Minggu, Juli 3, 2022
BerandaNewsRegionalNabung Hasil Jualan Cilok Selama 2 Tahun, Bocah di Magetan Bisa Beli...

Nabung Hasil Jualan Cilok Selama 2 Tahun, Bocah di Magetan Bisa Beli Motor Cash!

NUSADAILY.COM – MAGETAN – Seorang siswi kelas V SD asal Dusun Sumberagung, Desa Jonggrang, Kecamatan Barat Kabupaten, Magetan nampaknya menjadi bukti nyata pepatah ‘Hemat Pangkal Kaya’.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Bocah bernama Atjadsiah Karifha Andini ini bisa membeli motor idamannya secara kontan, setelah gigih menabung uang receh (koin) dan uang pecahan selama dua tahun.

Saat mengunjungi dealer motor, putri Partini (48) ini membawa satu karung penuh uang koin senilai Rp1,95 juta. Berikut uang pecahan senilai Rp5 juta. Sisanya ditambah oleh Partini.

BACA JUGA: Afiyah Hasbiyallah CJH Termuda Magetan, Daftar Sejak Usia 10

Partini mengaku bangga jika putrinya sudah mau menabung dengan usaha sendiri agar bisa beli kendaraan untuk sekolahnya nanti.

Partini bercerita, putrinya tersebut sejak dua tahun lalu mulai menyisihkan uang saku serta keuntungan jualan cilok dan es untuk ditabung.

Pada masa itu, Partini sempat jatuh sakit sehingga tidak bisa bekerja berat dan mengajak putrinya untuk membuka usaha.

“Awalnya dia saya bimbing untuk jualan itu karena saya sempat jatuh sakit. Kami yang hidup berdua minim pemasukan. Sementara saya tidak kuat kerja berat. Sehingga, saya kumpulkan uang yang masih saya punya untuk membuka usaha,” ceritanya, Kamis (23/06/2022).

BERITA KHUSUS

Berkunjung ke Kota Batu, Sandiaga Uno Buka Workshop Minuman Kekinian Pelaku UMKM

NUSADAILY.COM-KOTA BATU – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno berkunjung ke Balai Kota Among Tani, Kota Batu (Rabu, 29/6). Sandiaga membuka acara...

BERITA TERBARU

Polisi Imbau Pemotor Tak Pakai Sandal Jepit Saat Berkendara, Kalau Pengemudi Mobil Gimana?

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Beberapa waktu lalu muncul imbauan dari polisi kepada pengendara sepeda motor agar tidak menggunakan sandal jepit saat berkendara. Alasan dilarang...

NUSADAILY.COM - MAGETAN - Seorang siswi kelas V SD asal Dusun Sumberagung, Desa Jonggrang, Kecamatan Barat Kabupaten, Magetan nampaknya menjadi bukti nyata pepatah 'Hemat Pangkal Kaya'.

Bocah bernama Atjadsiah Karifha Andini ini bisa membeli motor idamannya secara kontan, setelah gigih menabung uang receh (koin) dan uang pecahan selama dua tahun.

Saat mengunjungi dealer motor, putri Partini (48) ini membawa satu karung penuh uang koin senilai Rp1,95 juta. Berikut uang pecahan senilai Rp5 juta. Sisanya ditambah oleh Partini.

BACA JUGA: Afiyah Hasbiyallah CJH Termuda Magetan, Daftar Sejak Usia 10

Partini mengaku bangga jika putrinya sudah mau menabung dengan usaha sendiri agar bisa beli kendaraan untuk sekolahnya nanti.

Partini bercerita, putrinya tersebut sejak dua tahun lalu mulai menyisihkan uang saku serta keuntungan jualan cilok dan es untuk ditabung.

Pada masa itu, Partini sempat jatuh sakit sehingga tidak bisa bekerja berat dan mengajak putrinya untuk membuka usaha.

"Awalnya dia saya bimbing untuk jualan itu karena saya sempat jatuh sakit. Kami yang hidup berdua minim pemasukan. Sementara saya tidak kuat kerja berat. Sehingga, saya kumpulkan uang yang masih saya punya untuk membuka usaha," ceritanya, Kamis (23/06/2022).

"Meski sakit, saya beri bimbingan pada Andini agar dia bisa berjualan. Itu pun juga diniati oleh Andini sendiri. Saya trenyuh dan akhirnya saya bimbing dia agar bisa buka dan menjalankan usaha," kata Partini.

Sejak saat itu Andini mulai berjualan dan sebagian keuntungannya ditabung. Andini pun belajar hemat dengan membawa bekal ke sekolah. Sehingga uang sakunya sebesar Rp3.000 bisa disisihkan Rp1.000 untuk tabungan.

BACA JUGA: Rencana Dikpora Magetan Regrouping 19 SD, Murid SDN Tabran: Aqila Suka Sekolah Di Sini

Buah kerja kerasnya untuk berhemat tidak gagal. Dia pun kesampaian membeli motor impian.

Partini mengatakan, rencananya motor yang dibeli anaknya itu bakal digunakan untuk menimba ilmu di Ponpes Al Fatah Temboro.

Andini memilih membeli motor agar tak menyusahkan Partini ketika nanti menjadi santriwati.

"Setelah lulus SD, Andini minta dipondokkan di Temboro. Motornya dia pakai ke sana supaya mudah kalau mau ke mana-mana. Alhamdulillah, saya bisa nambahi," tutur Partini.(nto/lna)