Jumat, Januari 21, 2022

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsRegionalMinyak Goreng Picu Inflasi di Kota Malang

Minyak Goreng Picu Inflasi di Kota Malang

NUSADAILY.COM – MALANG – Sepanjang bulan November 2021, masyarakat dikejutkan dengan kenaikan harga minyak goreng. Ternyata, hal tersebut menjadi salah satu faktor pendorong terjadinya inflasi di Kota Malang, yang tercatat sebesar 0,26 persen.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Malang Erny Fatma Setyoharini, mengatakan, komoditas minyak goreng tercatat mengalami kenaikan sebesar 8,81 persen dan memberikan andil terhadap inflasi Kota Malang sebesar 0,08 persen.

“Minyak goreng terus mengalami kenaikan. Ini merupakan komoditas utama yang mengalami inflasi,” terang dia.

BACA JUGA: BPS: Telur dan Minyak Goreng Penyumbang Terbesar Inflasi di Jember

Selain kenaikan harga minyak goreng, komoditas lain yang mengalami kenaikan pada November 2021 adalah harga telur ayam ras sebesar 14,65 persen dan memberikan andil sebesar 0,06 persen.

Kemudian, kenaikan harga tiket angkutan udara tercatat sebesar 3,52 persen, sabun detergenbubuk atau cari sebesar 1,37 persen, emas perhiasan 1,01 persen, sabun mandi 3,39 persen dan pasta gigi, naik sebesar 1,78 persen.

“Emas perhiasan juga mengalami kenaikan, karena mengikuti harga dunia,” kata dia.

Sementara itu, sejumlah komoditas yang menghambat inflasi, disebabkan adanya penurunan harga cabai rawit sebesar 10,29 persen, bawang merah 4,38 persen, bawang putih 3,81 persen, dan daun bawang turun sebesar 9,7 persen.

“Cabai rawit saat ini sudah mengalami penurunan harga,” kata dia.

Jika dilihat dari kelompok pengeluaran, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya tercatat mengalami kenaikan tertinggi yakni mencapai 0,65 persen. Kemudian diikuti kelompok pengeluaran makanan, minuman dan tembakau sebesar 0,63 persen.

Selain itu, kelompok transportasi juga naik 0,39 persen, perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga naik 0,25 persen, pakaian dan alas kaki 0,16 persen dan kelompok pengeluaran air, listrik dan bahan bakar rumah tangga 0,05 persen.

BACA JUGA: Cerita Harga Minyak Goreng Mahal di Negeri Kaya Sawit

“Untuk kelompok kesehatan, penyedia makanan dan minuman atau restoran, pendidikan, rekreasi, olahraga dan budaya serta informasi, komunikasi dan jasa keuangan tidak mengalami kenaikan atau tetap,” papar dia.

Dengan inflasi pada November 2021 sebesar 0,26 persen, maka inflasi tahun kalender Kota Malang sebesar 1,01 persen dan inflasi tahun ke tahun (YoY) sebesar 1,35 persen. Inflasi yang terjadi pada November, merupakan yang tertinggi selama tahun 2021.(nda/lna)

spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
@nusadaily.com

Perampok di Sukun Malang Tertangkap di Taman Dayu Pandaan ##tiktokberita

♬ original sound - Nusa Daily