Jumat, Juli 8, 2022
BerandaNewsRegionalMengaku Kantongi Izin Bella Vista, Seorang Pria di Malang Dilaporkan Polisi

Mengaku Kantongi Izin Bella Vista, Seorang Pria di Malang Dilaporkan Polisi

NUSADAILY.COM – KOTA MALANG – Seorang pria diduga melakukan penyerobotan lahan Bella Vista dengan dalih sudah mengantongi izin resmi akan segera dilaporkan kepada Polisi.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Enam pemilik area tanah dan bangunan rumah tua Bella Vista yang berada di belakang DPRD Kota Malang, Jalan Gajahmada No.3, Kecamatan Klojen, segera membuat laporan resmi ke petugas.

Baca Juga: Duh! Penembakan di Sekolah AS Tewaskan 21 Orang, Pelaku Ditembak Mati

Kuasa hukum pemilik lahan tersebut, Sagib (60) menyampaikan, pemilik asli tempat tersebut sudah memperingatkan terduga pelaku berinisial WST beberapa kali.

Namun, bukannya menerima peringatan tersebut, terduga WST malah semakin tidak peduli dan tetap beraktivitas seperti biasanya.

Selain itu, terduga pelaku juga sudah dianggap telah memanfaatkan dan mengambil keuntungan uang sewa atas lahan tersebut.

Kepada Sagib, ia mengaku telah mengantongi surat kuasa dari PT Kantor Tata Usaha Versluis yang berlokasi di Jalan Ungaran No 1 Malang.

“Dia (terduga pelaku) menunjukkan surat kuasa dari Versluis. Nyatanya surat tersebut terbit tahun berapa. Sementara, pemilik resmi sudah memiliki bukti kepemilikan persil dengan Sertifikat Hak Milik (SHM) nomor 544 dan 545,” ujarnya, Rabu (25/5/2022).

Baca Juga: Modus Perampokan Baru di Los Angeles, Pelaku Pura-Pura Menanyakan Arah

BERITA KHUSUS

Sampaikan LPJ APBD 2021, Gus Ipul: Jadi Motivasi Tingkatkan Transparansi dan Akuntabilitas Kinerja Keuangan

NUSADAILY.COM – KOTA PASURUAN – DPRD Kota Pasuruan menggelar Rapat Paripurna I dengan agenda Penyampaian Nota Keuangan Raperda tentang Pertanggungjawaban (LPJ) Pelaksanaan APBD Kota...

BERITA TERBARU

Chelsea Tawar Cristiano Ronaldo Rp 251 Miliar, MU Segera Beri Jawaban

NUSADAILY.COM - LONDON - Kabar terbaru dari situasi Cristiano Ronaldo yang rumornya mau tinggalkan Manchester United. Chelsea disebut akan tawarkan harga 14 juta Pounds...

NUSADAILY.COM – KOTA MALANG – Seorang pria diduga melakukan penyerobotan lahan Bella Vista dengan dalih sudah mengantongi izin resmi akan segera dilaporkan kepada Polisi.

Enam pemilik area tanah dan bangunan rumah tua Bella Vista yang berada di belakang DPRD Kota Malang, Jalan Gajahmada No.3, Kecamatan Klojen, segera membuat laporan resmi ke petugas.

Baca Juga: Duh! Penembakan di Sekolah AS Tewaskan 21 Orang, Pelaku Ditembak Mati

Kuasa hukum pemilik lahan tersebut, Sagib (60) menyampaikan, pemilik asli tempat tersebut sudah memperingatkan terduga pelaku berinisial WST beberapa kali.

Namun, bukannya menerima peringatan tersebut, terduga WST malah semakin tidak peduli dan tetap beraktivitas seperti biasanya.

Selain itu, terduga pelaku juga sudah dianggap telah memanfaatkan dan mengambil keuntungan uang sewa atas lahan tersebut.

Kepada Sagib, ia mengaku telah mengantongi surat kuasa dari PT Kantor Tata Usaha Versluis yang berlokasi di Jalan Ungaran No 1 Malang.

“Dia (terduga pelaku) menunjukkan surat kuasa dari Versluis. Nyatanya surat tersebut terbit tahun berapa. Sementara, pemilik resmi sudah memiliki bukti kepemilikan persil dengan Sertifikat Hak Milik (SHM) nomor 544 dan 545,” ujarnya, Rabu (25/5/2022).

Baca Juga: Modus Perampokan Baru di Los Angeles, Pelaku Pura-Pura Menanyakan Arah

Sagib mengatakan, memang sebelumnya area tanah dan bangunan tersebut statsunya adalah Hak Guna Bangunan (HGB). Area seluas 2.065 meter2 saat ini statusnya telah dimiliki oleh beberapa ahli waris yang sah.

Baca Juga: Polisi Buru Pelaku Pemoge Pukul Pria Pakai Pistol di Tangerang

Kemudian, dengan kesepakatan yang telah dilakukan oleh ahli waris yang sah, bangunan tersebut kemudian dibuatkan SHM.

Namun, area tersebut dipecah menjadi dua persil SHM, yakni berukuran 1.864 meter2 dan 201 meter2 di tahun 2013.

“Polresta Kota Malang sudah melakukan pemanggilan dan pengusira terhadap empat orang yang diduga melakukan penyerobotan sekitar tahun 2013-2014,” ceritanya.

Baca Juga: Bus Pariwisata di Bogor Dilempari Batu, Polisi Buru Pelaku

Setelah sekian lama tidak bergeming, pada tahun 2021 lalu, terduga pelaku kembali berulah dengan membobol gembok area tersebut.

Ironisnya, terduga pelaku juga menyewakan lahan tersebut pada beberapa pemilik warung, salah satu ekspedisi, pengelola lahan parkir dan usaha lainnya.

“Oleh sebab itu, pelaku ini dapat diartikan melakukan pungli di tempat yang bukan miliknya. Karena para pemilik tidak pernah merasa berhubungan dengan terduga pelaku. Hal inilah yang menjadi bekal kami, akan segera melaporkan terduga pelaku ke kepolisian dalam waktu dekat ini,” pungkasnya. (ark)