Kamis, Agustus 18, 2022
BerandaNewsRegionalMaksa Hadir dalam Sosialisasi DBHCHT di Gunung Blego, Bupati Magetan Nyaris Pingsan

Maksa Hadir dalam Sosialisasi DBHCHT di Gunung Blego, Bupati Magetan Nyaris Pingsan

NUSADAILY.COM – MAGETAN – Satuan Pamong Praja (Satpol PP) dan Damkar setempat menggelar sosialisasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) dengan tema rokok ilegal di puncak Gunung Blego, Desa Trosono, Kecamatan Parang, Kamis (4/8/2022).

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Baca Juga: Derita Petani Tembakau Magetan 3 Tahun tanpa DBHCHT: Puluhan Miliar Tak Rembes

Dalam sosialisasi tersebut tampak hadir pula Bupati Magetan, Suprawoto, pria berusia 66 tahun itu nyaris pingsan saat menghadiri acara tersebut.

Hal itu terungkap dari salah satu staffnya, bahwa saat itu Bupati Suprawoto sedang kurang enak badan, namun memaksa hadir.

“Pak Suprawoto masih lemas, pucat dan badannya dingin saat transit di balai desa Trosono sebelum naik ke puncak,” ujar salah satu Prokopim Kabupaten Magetan itu.

Baca Juga: Kabupaten Malang Terima Rp 80 Milliar untuk DBHCHT Tahun 2021

Setelah mendapat pengobatan, Bupati Magetan kembali normal dan memaksakan tetap naik di lokasi acara meski lambat.

Setelah sampai di lokasi sosialisasi, Suprawoto memberikan sambutan sekitar kurang lebih 15 menit.

“Akhirnya langsung pulang tanpa melihat pembukaan kejuaraan paralayang tingkat nasional,” lanjutnya.

Baca Juga: Evaluasi DBHCHT Kabupaten Malang, Wamenkeu: Alokasinya Vital untuk Pembangunan Daerah

Usai sambutan, sosialisasi dikembalikan kepada pihak penyelengara Satpol PP, Bea Cukai Madiun dan Kejaksaan Magetan dihadapan para lansia yang mengaku dipaksa datang ke acara menyaksikan paralayang bertanding.

“Saya tadi lihat paralyang kemudian oleh petugas disuruh ke sini untuk mendengarkan sosialisasi rokok ilegal gitu,” kata Minem warga setempat kepada nusadaily.com, Kamis (4/8/2022).

Baca Juga: 3 Tahun Tak Turun Ke Petani, Ini Aliran DBHCHT Pemkab Magetan

Selain lansia, hadir pula ASN, Kades dan pamong desa se Kecamatan Parang yang lebih mendominasi acara tersebut. Dalam sosialisasi tersebut peserta yang hadir tak lebih 100 orang. (nto/ark)

BERITA KHUSUS

BERITA TERBARU

Melihat Ancaman ‘Kiamat’ Baru di China

NUSADAILY.COM – BEIJING - Bukan hanya menghadapi masalah tingkat kelahiran yang rendah, China kembali menghadapi masalah baru. Negara itu menghadapi kekeringan dan gelombang panas,...