Minggu, Oktober 24, 2021
BerandaNewsRegionalLima Perguruan Tinggi di Kota Malang Bakal Jadi Pusat Konsultasi Penanganan Covid-19

Lima Perguruan Tinggi di Kota Malang Bakal Jadi Pusat Konsultasi Penanganan Covid-19

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – MALANG – Penguatan unsur hexahelix di Kota Malang terus dioptimalkan dalam penanganan Covid-19 di Kota Malang. Dalam waktu dekat, sejumlah kampus turut memberikan andil dalam menerima konsultasi penanganan Covid-19 maupun mengadakan vaksinasi.

Wali Kota Malang, Sutiaji menjelaskan, terkait hal tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang membuat MoU (Memorandum of Understanding) kepada beberapa kampus. Diantaranya, Unisma (Universitas Islam Malang), UMM (Universitas Muhammadiyah Malang), UB (Universitas Brawijaya Malang), Universitas Islam Negeri (UIN) dan Polkesma (Poloteknik Kesehatan Malang), yang memiliki fakutltas kedokteran maupun program studi keperawatan.

BACA JUGA: Kota Malang Dapat ‘Endorse’ Oksimeter dari Juragan 99

“Insya Allah besok. Tadi saya sudah telpon rector-rektor Unisma, UMM, UB, UIN dan Poltekes (Polkesma). Saya minta kerjasamanya, nanti satu kampus, satu kecamatan,” terang dia kepada NusaDaily.com, Selasa (27/7/2021).

Sutiaji menjelaskan, melalui program tersebut, sistem satu kampus satu kecamatan itu berkaitan dengan masalah-masalah yang ada di lapangan.

“Nanti, konsultasinya dalam pengawasan itu. Saya mohon juga untuk menerjunkan anak didiknya (mahasiswa) untuk membantu nakes (tenaga kesehatan),” lanjut dia.

Termasuk, kata dia, pelaksanaan vaksinasi di kampus tersebut. Hal tersebut sekaligus untuk menindaklanjuti usulan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

BACA JUGA: Ribuan Pekerja Hotel dan Restoran di Kota Malang Dirumahkan

“Kalau vaksinasi, memang itu tugas dari Gubernur, untuk percepatan vaksinasi nanti. Sudah dijatah. Namun, tidak mengurangi kuota vaksinasi kita,” tandas dia.

Seperti diberitakan sebelumnya, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menginginkan adanya sentra vaksinasi di perguruan tinggi atau kampus.

“Kami ingin ada sentra vaksinasi di kampus. Sebab, di wilayah Malang Raya ini banyak perguruan tinggi,” terang dia ketika berkunjung ke Malang, Senin (26/7/2021).

Menurut Khofifah, banyak perguruan tinggi di wilayah Malang Raya yang memiliki fakultas kedokteran (FK).

BACA JUGA: Kota Malang Beri Respon Paling Banyak Terkait Survei BPS

“Fakultas kedokteran ini bisa jadi energi untuk upaya percepatan vaksinasi,” jelas dia.

Meski demikian, lanjut dia, tidak akan memberikan pengaruh terhadap kuota vaksinasi yang ada di Kabupaten/Kota.

“Meski ada layanan percepatan vaksinasi di perguruan tinggi A, B dan C, tidak mengurangi kuota Kabupaten/Kota. Ini merupakan program akselesasi dalam percepatan vaksinasi,” pungkas dia.(nda/lna)

- Advertisement -spot_img
Nusa Magz Edisi 46

BERITA POPULAR

- Advertisement -spot_img

BERITA KHUSUS

@nusadaily.com

Akhir-akhir ini Kota Malang panas banget nih, ngadem dulu yuk🍦🍦 ##tiktoktaiment

♬ Happy Ukulele - VensAdamsAudio

LIFESTYLE

NAIF Yth:

“Yth: NAIF”, Penghormatan terhadap Grup Band NAIF

0
NUSADAILY.COM - JAKARTA - Diskoria, Ardhito Pramono dan Isyana Sarasvati persembahkan lagu "Yth: NAIF" bagai bentuk penghormatan terhadap grup band NAIF yang menyatakan diri...