Senin, Juni 27, 2022
BerandaNewsRegionalLaka Kerja Terjepit Lift Hotel di Malang, Polisi Duga Ada Indikasi Human...

Laka Kerja Terjepit Lift Hotel di Malang, Polisi Duga Ada Indikasi Human Error

NUSADAILY.COM – MALANG – Kasus kecelakaan kerja di Ibis Styles Hotel Malang sampai saat ini masih dalam penyelidikan Polresta Malang Kota. Diduga terdapat indikasi human eror dalam peristiwa yang membuat seorang karyawan meninggal dunia tersebut.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

“Yang jelas, masih dalam proses penyelidikan dan kami masih mendalami. Dari pemeriksaan yang kami lakukan, terlihat ada indikasi human error yang dilakukan oleh korban,” terang Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, Kompol Tinton Yudha Riambodo, Senin (31/5/2021).

Tinton menjelaskan, indikasi human error tersebut muncul karena ada Standar Operasional Prosedur (SOP) tidak dilakukan oleh korban.

BACA JUGA: Polisi Dalami Laka Kerja Teknisi Meninggal Dunia Terjepit Lift Hotel Kota Malang

“Jadi, ada laporan lift itu rusak, lalu korban inisiatif sendiri untuk melakukan perbaikan. Ada beberapa hal terkait SOP perbaikan, tidak dilakukan oleh korban,” kata dia.

Menurutnya, salah satu SOP perbaikan yang tidak dilakukan oleh korban ketika memperbaiki lift tersebut, yakni korban tidak melaporkan kerusakan tersebut kepada pimpinannya, yakni kepala engineering.

“Yang kedua, sistem lift tidak dilakukan secara manual, namun tetap auto dan hal itulah yang berakibat fatal. Jadi, kalau lift dalam perbaikan itu harus di switch ke manual agar tidak bergerak. Kalau lift tetap auto, maka lift akan bergerak hingga ke level terdekat,” jelas dia.

Selain itu, Tinton juga mengungkapkan, pihaknya telah memeriksa empat orang saksi atas kejadian tersebut.

“Ada sebanyak empat orang saksi yang telah kami periksa. Semuanya, dari pihak manajemen hotel. Saat ini, sudah tidak ada saksi yang kami periksa,” papar dia.

Tinton menambahkan, jika memang terbukti ada indikasi human error dalam kecelakaan kerja tersebut, maka tidak ada tersangka.

“Saya tidak menyangkal ada tersangka atau tidak. Kalau pun itu human error, ya tidak bisa, siapa tersangkanya,” pungkas dia.

BACA JUGA: BPJS Ketenagakerjaan Cabang Malang Beri Santunan Keluarga Korban Laka Kerja Terjepit Lift Hotel

Seperti diberitakan sebelumnya, Ibis Styles Hotel Malang, geger, Jumat (28/5/2021). Sebab, seorang karyawan dikabarkan terjepit lift. Sehingga, sejumlah relawan sempat berdatangan untuk membantu proses evakuasi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, diketahui identitas korban adalah Suprihandi Tjahjanta (53), warga Jalan Lodan, Kota Malang.

Sampai saat ini, kasus tersebut masih dalam penyelidikan Polresta Malang Kota. Hingga berita ini ditayangkan, masih belum ada konfirmasi dari pihak hotel.(nda/lna)

BERITA KHUSUS

Ada Penampakan Kuntilanak di Acara Gowes HUT ke-104 Kota Mojokerto

NUSADAILY.COM – MOJOKERTO – Masih dalam rentetan HUT ke 104 Kota Mojokerto, kali ini ribuan masyarakat berpartisipasi ramaikan gowes bersama Gubernur Jawa Timur, Khofifah...

BERITA TERBARU

Pecahkan Rekor MURI, Gowes Presisi Nusantara Tempuh Jarak 508 Km Kurang dari 24 Jam

NUSADAILY.COM - MEDAN - Sebanyak 64 peserta Tim Gowes Presisi Khatulistiwa yang bersepeda menempuh jarak 508 km telah tiba di Akpol, Semarang. Upaya mereka...

NUSADAILY.COM - MALANG - Kasus kecelakaan kerja di Ibis Styles Hotel Malang sampai saat ini masih dalam penyelidikan Polresta Malang Kota. Diduga terdapat indikasi human eror dalam peristiwa yang membuat seorang karyawan meninggal dunia tersebut.

"Yang jelas, masih dalam proses penyelidikan dan kami masih mendalami. Dari pemeriksaan yang kami lakukan, terlihat ada indikasi human error yang dilakukan oleh korban," terang Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, Kompol Tinton Yudha Riambodo, Senin (31/5/2021).

Tinton menjelaskan, indikasi human error tersebut muncul karena ada Standar Operasional Prosedur (SOP) tidak dilakukan oleh korban.

BACA JUGA: Polisi Dalami Laka Kerja Teknisi Meninggal Dunia Terjepit Lift Hotel Kota Malang

"Jadi, ada laporan lift itu rusak, lalu korban inisiatif sendiri untuk melakukan perbaikan. Ada beberapa hal terkait SOP perbaikan, tidak dilakukan oleh korban," kata dia.

Menurutnya, salah satu SOP perbaikan yang tidak dilakukan oleh korban ketika memperbaiki lift tersebut, yakni korban tidak melaporkan kerusakan tersebut kepada pimpinannya, yakni kepala engineering.

"Yang kedua, sistem lift tidak dilakukan secara manual, namun tetap auto dan hal itulah yang berakibat fatal. Jadi, kalau lift dalam perbaikan itu harus di switch ke manual agar tidak bergerak. Kalau lift tetap auto, maka lift akan bergerak hingga ke level terdekat," jelas dia.

Selain itu, Tinton juga mengungkapkan, pihaknya telah memeriksa empat orang saksi atas kejadian tersebut.

"Ada sebanyak empat orang saksi yang telah kami periksa. Semuanya, dari pihak manajemen hotel. Saat ini, sudah tidak ada saksi yang kami periksa," papar dia.

Tinton menambahkan, jika memang terbukti ada indikasi human error dalam kecelakaan kerja tersebut, maka tidak ada tersangka.

"Saya tidak menyangkal ada tersangka atau tidak. Kalau pun itu human error, ya tidak bisa, siapa tersangkanya," pungkas dia.

BACA JUGA: BPJS Ketenagakerjaan Cabang Malang Beri Santunan Keluarga Korban Laka Kerja Terjepit Lift Hotel

Seperti diberitakan sebelumnya, Ibis Styles Hotel Malang, geger, Jumat (28/5/2021). Sebab, seorang karyawan dikabarkan terjepit lift. Sehingga, sejumlah relawan sempat berdatangan untuk membantu proses evakuasi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, diketahui identitas korban adalah Suprihandi Tjahjanta (53), warga Jalan Lodan, Kota Malang.

Sampai saat ini, kasus tersebut masih dalam penyelidikan Polresta Malang Kota. Hingga berita ini ditayangkan, masih belum ada konfirmasi dari pihak hotel.(nda/lna)