Senin, Oktober 25, 2021
BerandaNewsRegionalLagi Pendaki Gunung Lawu Tewas, Evakuasi Butuh Lima Jam

Lagi Pendaki Gunung Lawu Tewas, Evakuasi Butuh Lima Jam

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – MAGETAN – Lagi pendaki Gunung Lawu tewas. Diduga korban kelelahan saat mendaki dari jalur pendakian Cemoro Sewu sampai pos dua. Petugas gabungan butuh waktu sekitar lima jam untuk evakuasi korban.  

Data dihimpun Nusadaily.com dari KTP yang ditinggal pada pos pintu masuk, korban bernama Sena Angga Adi Sanjaya, 26 tahun, asal Dukuh Tulakan RT 02 RW 02 Kelurahan Wonoharjo Kecamatan Wonogiri Kabupaten  Wonogiri Jawa Tengah. Korban mendaki Sabtu, 22 Agustus 2020 pukul 17.30 WIB bersama empat orang rekanya, dari jalur pintu Cemorosewu. Pada Minggu 23 Agustus, pukul 00.00 WIB di bawah Pos 2, korban merasakan tubuh dingin, namun tidak segera turun. Dia dibantu temanya hingga Pos 2, selanjutnya mendirikan tenda.

Selanjutnya, pukul 03.00, dua teman survivor turun ke basecamp Cemorosewu untuk melaporkan kondisi yang kritis. Relawan PGL berniat mengevakuasi korban ke bawah, namun setiba di Pos 2, korban sudah meninggal dunia sekitar jam 06.00.

Peristiwa ini selanjutnya dilaporkan ke Polsek Plaosan dan perhutani setempat. Petugas kemudian melakukan pemeriksaan dan visum dibantu Inafis Polres Magetan. Dari pemeriksaan korban tidak ditemukan tanda tanda kekerasan.

Pendaki Tewas Gunung Lawu Kurang Fit

Kapolsek Plaosan AKP Muhammad Munir menyampaikan korban diduga kelelahan.’’Itu karena kondisi korban juga kurang fit,’’ tegasnya terkait pendaki Gunung Lawu tewas.

Sekitar lima jam, Polisi dibantu TRC-PB BPBD Magetan, TNI, Polhut Perhutani, serta puluhan relawan berhasil mengevakuasi jenazah. Selajunya jenazah dibawa ambulans ke rumah duka di Wonogiri.

Akibat peristiwa itu, pengelola KPKPH Lawu DS menutup pintu masuk pendakian tersebut lewat Cemorosewu. “Ini sebagai ungkapan rasa duka yang mendalam dari Perhutani, sekaligus sebagai bentuk penghormatan untuk almarhum,” terang Marwoto, Asper Lawu DS kepada induk imperiumdaily.com ini.

Dari catatan BPBD Magetan, selama 2020, pihaknya sudah mengevakuasi dua orang tewas dari pendakian. Petugas BPBD berpesan, pendaki tidak melakukan pendakian saat kurang sehat. “Mengigat jalur pendakian Gunung Lawu via Cemoro Sewu ini menanjak dan terjal, memiliki medan sangat berat dibanding pintu masuk Cemoro Kandang, Jawa Tenggah,” ungkapnya. (nto/wan).

- Advertisement -spot_img
Nusa Magz Edisi 46

BERITA POPULAR

- Advertisement -spot_img
@nusadaily.com

Istri Selingkuh, Suami Bawa Alat Berat Hancurkan Rumah😱##tiktokberita

♬ kau curangi cintaku - Milan indramayu