Minggu, Juli 3, 2022
BerandaNewsRegionalKota Malang Siap Terima Vaksin Covid-19

Kota Malang Siap Terima Vaksin Covid-19

NUSADAILY.COM – MALANG – Pada tanggal 14 Januari 2021 mendatang, pemerintah daerah (pemda) akan dijadwalkan memulai vaksin sincovac. Sampai saat ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang terus melakukan persiapan untuk melakukan vaksinasi.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Salah satunya, yakni pendataan penerima vaksin yang diprioritaskan, yakni tenaga kesehatan (nakes) di semua fasilitas kesehatan (Faskes).

“Jadi vaksin yang sudah didata oleh dinas kesehatan itu ada tujuh ribu sekian,” terang Wali Kota Malang, Sutiaji.

Saat ini, masih ada sekitar 6.600 nakes yang tengah dalam proses pendataan dan selanjutnya akan diverifikasi oleh pihak Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

BACA JUGA: 77.760 Vaksin Covid-19 Tiba di Jatim, Khofifah: Prioritas Tahap I Untuk SDM Kesehatan

“Sementara ini, baru nakes (prioritasnya), karena perintahnya begitu. Nakes berasal dari swasta puskesmas semuanya, total sebanyak 14 ribuan di Kota Malang,” papar dia.

Selain mendata penerima vaksin, pihaknya juga telah mempersiapkan vaksinator di tiap puskesmas.

“Di masing-masing Puskesmas ada dua vaksinator,” imbuh dia.

Sementara, prioritas kedua penerima vaksin adalah masyarakat yang bekerja sebagai pelayan publik. Seperti, karyawan BUMD Kota Malang serta perbankan yang banyak berkomunikasi dengan masyarakat.

“Selain itu masyarakat yang akan menerima vaksin yakni dengan kriteria minimal usia 18 tahun dan maksimal usia 60 tahun, tidak memiliki komorbid dan belum pernah terpapar covid-19,” papar dia.

BACA JUGA: Dandim 0818 Siap Kawal Distribusi Vaksin Kabupaten Malang

Dengan demikian, dipastikan Sutiaji tidak akan menjadi penerima vaksin pada tahap awal ini. Di sisi lain, ada intruksi pemerintah pusat yang menyebutkan bahwa sebelum didistribusikan, harus ada penyuntikan secara simbolis kepada 10 pejabat di masing-masing daerah.

“Serentak dengan kepala daerah lain, kecuali kepala daerah yang sudah pernah terpapar,” pungkas dia.(nda/lna)

BERITA KHUSUS

Berkunjung ke Kota Batu, Sandiaga Uno Buka Workshop Minuman Kekinian Pelaku UMKM

NUSADAILY.COM-KOTA BATU – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno berkunjung ke Balai Kota Among Tani, Kota Batu (Rabu, 29/6). Sandiaga membuka acara...

BERITA TERBARU

NasDem Desak Bupati Kep Seribu Beri Penjelasan soal Helipad ‘Siluman’ di Pulau Panjang

NUSADAILY.COM – JAKARTA - Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi NasDem, Ahmad Lukman Jupiter, meminta Bupati Kepulauan seribu, memberikan penjelasan terkait temuan Ketua DPRD DKI...

NUSADAILY.COM - MALANG - Pada tanggal 14 Januari 2021 mendatang, pemerintah daerah (pemda) akan dijadwalkan memulai vaksin sincovac. Sampai saat ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang terus melakukan persiapan untuk melakukan vaksinasi.

Salah satunya, yakni pendataan penerima vaksin yang diprioritaskan, yakni tenaga kesehatan (nakes) di semua fasilitas kesehatan (Faskes).

"Jadi vaksin yang sudah didata oleh dinas kesehatan itu ada tujuh ribu sekian," terang Wali Kota Malang, Sutiaji.

Saat ini, masih ada sekitar 6.600 nakes yang tengah dalam proses pendataan dan selanjutnya akan diverifikasi oleh pihak Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

BACA JUGA: 77.760 Vaksin Covid-19 Tiba di Jatim, Khofifah: Prioritas Tahap I Untuk SDM Kesehatan

"Sementara ini, baru nakes (prioritasnya), karena perintahnya begitu. Nakes berasal dari swasta puskesmas semuanya, total sebanyak 14 ribuan di Kota Malang," papar dia.

Selain mendata penerima vaksin, pihaknya juga telah mempersiapkan vaksinator di tiap puskesmas.

"Di masing-masing Puskesmas ada dua vaksinator," imbuh dia.

Sementara, prioritas kedua penerima vaksin adalah masyarakat yang bekerja sebagai pelayan publik. Seperti, karyawan BUMD Kota Malang serta perbankan yang banyak berkomunikasi dengan masyarakat.

"Selain itu masyarakat yang akan menerima vaksin yakni dengan kriteria minimal usia 18 tahun dan maksimal usia 60 tahun, tidak memiliki komorbid dan belum pernah terpapar covid-19," papar dia.

BACA JUGA: Dandim 0818 Siap Kawal Distribusi Vaksin Kabupaten Malang

Dengan demikian, dipastikan Sutiaji tidak akan menjadi penerima vaksin pada tahap awal ini. Di sisi lain, ada intruksi pemerintah pusat yang menyebutkan bahwa sebelum didistribusikan, harus ada penyuntikan secara simbolis kepada 10 pejabat di masing-masing daerah.

"Serentak dengan kepala daerah lain, kecuali kepala daerah yang sudah pernah terpapar," pungkas dia.(nda/lna)