Saturday, September 18, 2021
HomeNewsRegionalKota Batu Optimis Perolehan Pajak Reklame Melampaui Target

Kota Batu Optimis Perolehan Pajak Reklame Melampaui Target

NUSADAILY.COM – KOTA BATU – Menginjak semester pertama 2021, perolehan pajak reklame membawa hasil yang cukup menggemberikan. Perolehannya mendekati target yang ditetapkan sebesar Rp 1 miliar. Kini, telah terhimpun 91,64 persen atau terealisasi Rp 916 juta.

Dengan waktu yang tersisa enam bulan lagi, membuat Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso optimis, perolehan pajak reklame melebihi target.

“Kami sangat optimis pajak reklame di Kota Batu bisa melebih target. Bisa dilihat, baner-baner yang terpasang menghiasi Kota Batu juga sangat banyak,” timpal Punjul.

BACA JUGA: Bapenda Kabupaten Malang: Pajak Reklame 2020 Sumbang Rp 4,2 M

Ia meminta kepada Bapenda maupun Satpol PP untuk tak berpuas diri serta tetap melakukan pemantauan agar target dapat tercapai. Terutama kepada Satpol PP untuk menertibkan reklame liar. Begitu juga terhadap reklame yang telah habis masa izinnya untuk segera ditertibkan.

“Jika tidak ada izin ataupun sudah kadaluarsa maka harus segera dicopot. Selain itu, pemasangan juga harus memperhatikan kondisi lingkungan. Sehingga tidak seenaknya saja asal-asalan menempel. Ini juga demi keindahan Kota Batu” ujarnya.

Menurutnya, agar pajak dari sektor tersebut bisa melampaui target lebih tinggi lagi. Satpol PP Kota Batu harus senantiasa proaktif menanyakan kepada DPMPTSP-TK. Mengenai reklame yang terpasang, sudah berizin atau belum. Karena sebagai penegak Perda, Satpol PP memiliki hak untuk melakukan pencopotan.

“Berdasarkan pengalaman pada tahun-tahun sebelumnya. Pajak reklame selalu berhasil melampaui target,” ungkap dia.

Lebih lanjut, pihaknya juga telah menghimbau kepada kepala Bapenda Kota Batu untuk lebih proaktif lagi. Lantaran dari target PAD sebesar Rp 200 miliar pada tahun 2021 ini. Saat ini baru terealisasi sebesar 24,31 persen atau sekitar Rp 49 miliar. “Jika dilihat, capaian itu masih sangat rendah dan jauh dari target. Oleh sebab itu Kepala Bapenda harus memperhatikan betul,” tegasnya.

Tak hanya itu saja yang harus diperhatikan, pendapatan dari sektor pajak daerah juga harus dioptimalkan. Dimana saat ini realisasinya juga masih terbilang rendah. Lantaran, dari target Rp 149 miliar. Saat ini baru terealisasi sebesar 27 persen.

BACA JUGA: BPKP: Puluan Juta Rupiah Penerimaan Perizinan dan Perpajakan Reklame di Magetan Hilang

“Pajak-pajak yang nilainya seharusnya bisa besar namun saat ini masih tergolong minim diantaranya adalah pajak hotel dan restoran.Padahal, jika dilihat saat libur panjang sudah banyak tamu yang datang. Untuk realisasi pajak tersebut, dari target Rp 15 miliar baru terealisasi Rp 5,2 miliar,” ujarnya.

Tak hanya itu, perolehan retribusi izin mendirikan bangunan, dari target Rp 3 miliar saat ini baru tersisa Rp 204 juta. Punjul mengungkapkan, nilai itu tak sebanding jika dilihat dari banyaknya pembangunan di Kota Batu.

“Padahal pembangunan di Kota Batu ini sangat luar biasa sekali. Namun nilai retribusi IMB nya masih jauh dari harapan,” tandasnya.(wok/lna)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular