Kamis, September 23, 2021
BerandaNewsRegionalKomisi C DPRD Kota Malang Sidak Pembangunan RS yang Buat Rumah Warga...

Komisi C DPRD Kota Malang Sidak Pembangunan RS yang Buat Rumah Warga Retak

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – MALANG – Pembangunan Rumah Sakit (RS) di Jalan Mayjend Panjaitan, Kecamatan Klojen, Kota Malang menimbulkan polemik. Warga sekitar mengeluhkan pembangunan tersebut lantaran berdampak terhadap tempat tinggal mereka. Dinding rumah warga mengalami keretakan. Warga akhirnya melaporkan permasalahan tersebut kepada Komisi C DPRD Kota Malang.

Koordinator warga, Agus Rachmadi menyebutkan jika ada sekitar 10 KK terdampak dalam proses pembangunan RS BRI tersebut. Sebab, ia menilai, pembangunan RS tersebut tidak meminta persetujuan terlebih dulu kepada warga terdampak.

BACA JUGA: Beri Dukungan UMKM, Wali Kota Malang Minta Pelaku Usaha Segera Daftar ke Aplikasi Bela Pengadaan

“Kami akhirnya meminta dewan untuk tindak lanjut,” kata dia.

Warga terdampak menurutnya juga meminta agar proses pembangunan di RS BRI tersebut dihentikan untuk sementara.

“Pembangunan bisa kembali dilanjutkan apabila sudah tidak ada permasalahan lagi dengan masyarakat sekitar,” kata dia.

Menindaklanjuti aduan tersebut, Komisi C DPRD Kota Malang pun melakukan inspeksi mendadak (sidak) sekaligus meninjau proses pembangunan RS BRI yang pengelolaannya menggandeng Yayasan Kesejahteraan Pekerja (YKP) BRI dan Dana Pensiun BRI tersebut, Kamis (15/10).

Ketua Komisi C DPRD Kota Malang, Fathol Arifin mengungkapkan, perwakilan warga yang melakukan pengaduan merasa kebisingan dengan aktivitas pembangunan RS BRI tersebut. Bahkan, beberapa memilih mengungsi di rumah kerabat atau kawasan lain untuk menghindari kebisingan.

- Advertisement -

“Dari aduan yang masuk, hari ini kami konfirmasi langsung ke manajemen rumah sakit dan tinjau lapangan,” terang dia.

Bahkan, dari hasil tinjauan lapangan tersebut, semua proses yang dilakukan untuk proses pembangunan RS sejak awal sudah melibatkan warga hingga sosialisasi terhadap warga.

“Termasuk kompensasi terhadap warga terdampak,” kata dia.

Menurutnya, warga terdampak sebelumnya mendapat kompensasi senilai Rp 4 Juta. Selain itu, izin lingkungan hingga IMB juga telah dipenuhi. Meski demikian, pihaknya tetap meminta pihak manajemen memberikan bukti perizinan hingga pekan depan.

“Kalau sampai belum dikirimkan juga, berarti mereka membohongi kami,” tegas dia.

Sementara itu, Anggota Komisi C DPRD Kota Malang, Ahmad Fuad Rahman menambahkan, salah satu tuntutan warga adalah melakukan relokasi terhadap warga yang terdampak proses pembangunan. Pihak manajemen Rumah Sakit menurutnya juga telah sepakat dengan tuntutan tersebut.

“Siapa saja yang setuju direlokasi juga masih didata,” imbuh dia.

Dia berharap, dalam pekan ini warga dan manajemen dengan difasilitasi kelurahan bisa segera menyelesaikan polemik tersebut. Serta, ia meminta pihak manajemen untuk menghentikan sementara aktivitas pembangunan.

“Setelah semuanya selesai, baru bisa dilanjutkan proses pembangunannya,” imbuh Fuad.

Meskipun izin pembangunan rumah sakit tersebut telah diberikan dan tidak ada masalah, Fuad meminta agar pihak manajemen tetap mendengarkan keluhan yang disampaikan warga sekitar yang terdampak proses pembangunan.

“Agar semuanya sama-sama enaknya,” kata dia.

Mediasi Warga dan Manajemen RS

Sementara itu, Lurah Penanggungan, Yuyun Nanik Ekowati menjelaskan, mediasi antara warga terdampak dengan manajemen rumah sakit sudah sering dilakukan. Dalam berita acara yang dibuat, warga dan manajemen telah menyepakati beberapa poin.

“Bahkan saat dulu izin belum keluar, kami sudah wanti-wanti untuk tidak melakukan pembangunan dulu,” jelas dia.

Menurutnya, memang ada beberapa warga yang masih keberatan dengan proses pembangunan Rumah Sakit tersebut. Warga yang masih merasa keberatan akan dicarikan jalan keluar yang tepat.

“Sehingga warga bisa tetap menjalankan aktivitas tanpa merasa dirugikan ataupun terganggu dengan proses pembangunan RS BRI tersebut,” pungkas dia.(nda/lna)

AnyFlip LightBox Embed Demo

popular minggu ini

- Advertisement -spot_img

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

berita khusus

Genjot Pelatihan Inkubasi, Pemkot Mojokerto Targetkan Bentuk Ribuan Wirausahawan Baru

NUSADAILY.COM - MOJOKERTO - Pemerintah Kota Mojokerto menargetkan ribuan pengusaha baru bakal terlahir di tengah pandemi COVID-19. Hal itu ditegaskan Wali Kota Mojokerto, Ika...