Minggu, Juli 3, 2022
BerandaNewsRegionalKetua DPRD Kota Malang Pertama Kali Divaksin

Ketua DPRD Kota Malang Pertama Kali Divaksin

NUSADAILY.COM – MALANG – Proses vaksinasi simbolis tahap pertama di Kota Malang dimulai hari ini, Kamis (28/1/2021). Pejabat yang mendapat giliran pertama adalah Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Sebelum melakukan vaksinasi, Made melakukan registrasi, Made mengikuti tahap screening pemeriksaan kesehatan. Setelah dinyatakan lolos, Made langsung mengikuti proses vaksinasi. Kemudian, ia sempat beristirahat selama 30 menit untuk melakukan observasi dan mendapatkan sertifikat.

BACA JUGA: Puluhan Fasyankes di Kota Malang Jadi Lokasi Vaksinasi Covid-19

“Saya yakin dan percaya bahwa vaksin covid-19 mampu jadi obat untuk pencegah,” kata dia.

Made menjelaskan, jika seluruh masyarakat menyadari pentingnya vaksin, maka ia optimis perputaran ekonomi segera pulih.

“Tadi sudah divaksin sebagai simbol untuk memberikan rasa aman dan percaya terhadap masyarakat. Tidak mungkin pemerintah itu akan menjerumuskan rakyatnya sendiri,” tandas Made.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, Sri Winarni menguraikan, proses vaksinasi dilkukan oleh sejumlah vaksinator yang telah diberi pelatihan khusus.

“Kami melakukan on job training kepada vaksinator yang diselenggarakan oleh Kemenkes. Nantinya, akan diikuti dengan fasilitas layanan kesehatan (fasyankes) untuk vaksinasi tahap pertama dan kedua di Kota Malang,” papar dia.

BACA JUGA: 10 Pejabat Kabupaten Malang Akan Divaksin 30 Januari – Imperiumdaily.com

Dia menambahkan, pelaksanaan vaksinasi untuk meningkatkan kekebalan tubuh seseorang untuk mengurangi angka penyebaran covid-19.

“Ketika sudah terbentuk herd immunity, bisa melindungi masyarakat dari Covid-19, agar kembali aktif beraktivitas dan mempercepat laju perekonomian,” pungkas dia.(nda/lna)

BERITA KHUSUS

Berkunjung ke Kota Batu, Sandiaga Uno Buka Workshop Minuman Kekinian Pelaku UMKM

NUSADAILY.COM-KOTA BATU – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno berkunjung ke Balai Kota Among Tani, Kota Batu (Rabu, 29/6). Sandiaga membuka acara...

BERITA TERBARU

Publik Puji Suara Mahalini saat Nyanyi Indonesia Raya Kritik Baju yang Dikenakan

NUSADAILY.COM – JAKARTA - Mahalini mendapat kritik pedas dari publik. Pasalnya, tengah beredar video dirinya menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dengan mengenakan baju yang...

NUSADAILY.COM - MALANG - Proses vaksinasi simbolis tahap pertama di Kota Malang dimulai hari ini, Kamis (28/1/2021). Pejabat yang mendapat giliran pertama adalah Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika.

Sebelum melakukan vaksinasi, Made melakukan registrasi, Made mengikuti tahap screening pemeriksaan kesehatan. Setelah dinyatakan lolos, Made langsung mengikuti proses vaksinasi. Kemudian, ia sempat beristirahat selama 30 menit untuk melakukan observasi dan mendapatkan sertifikat.

BACA JUGA: Puluhan Fasyankes di Kota Malang Jadi Lokasi Vaksinasi Covid-19

"Saya yakin dan percaya bahwa vaksin covid-19 mampu jadi obat untuk pencegah," kata dia.

Made menjelaskan, jika seluruh masyarakat menyadari pentingnya vaksin, maka ia optimis perputaran ekonomi segera pulih.

"Tadi sudah divaksin sebagai simbol untuk memberikan rasa aman dan percaya terhadap masyarakat. Tidak mungkin pemerintah itu akan menjerumuskan rakyatnya sendiri," tandas Made.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, Sri Winarni menguraikan, proses vaksinasi dilkukan oleh sejumlah vaksinator yang telah diberi pelatihan khusus.

"Kami melakukan on job training kepada vaksinator yang diselenggarakan oleh Kemenkes. Nantinya, akan diikuti dengan fasilitas layanan kesehatan (fasyankes) untuk vaksinasi tahap pertama dan kedua di Kota Malang," papar dia.

BACA JUGA: 10 Pejabat Kabupaten Malang Akan Divaksin 30 Januari - Imperiumdaily.com

Dia menambahkan, pelaksanaan vaksinasi untuk meningkatkan kekebalan tubuh seseorang untuk mengurangi angka penyebaran covid-19.

"Ketika sudah terbentuk herd immunity, bisa melindungi masyarakat dari Covid-19, agar kembali aktif beraktivitas dan mempercepat laju perekonomian," pungkas dia.(nda/lna)