Kamis, Oktober 21, 2021
BerandaNewsRegionalKetika Rombongan Bu KASAL ke Malang Membuat Pelaku UMKM Tersenyum

Ketika Rombongan Bu KASAL ke Malang Membuat Pelaku UMKM Tersenyum

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – MALANG – Kamis siang (14/10/2021), Kampung Celaket Gang 2, Kelurahan Rampal Celaket, Kecamtan Klojen, Kota Malang, ramai oleh rombongan perempuan dengan pakaian tak biasa.

Bayangkan, rombongan perempuan cantik yang menunggangi empat mobil fortuner itu, mengenakan bawahan ‘jarik’ dipadu padan dengan kaos khas jawa timuran loreng merah-putih.

Ira Hartanti, perajin Batik Tulis Celaket, yang biasanya duduk menghitung jam dan hari, sembari menunggu tamu yang sudah hampir dua tahun tak kunjung ada, akibat pandemi COVID-19, berjingkat menyambut tamunya.

BACA JUGA: Istri KASAL dan Anggota Jalasenastri Belajar Membatik di Batik Celaket

Ya, hari itu, Ketua Umum Jalasenastri, Vero Yudo Margono mendatangi Batik Tulis Celaket, ditemani puluhan anggota Jalasenastri.

Istri Kepala Satuan Angkatan Laut (KSAL), Laksamana TNI Yudo Margono tersebut melihat proses pembuatan batik celaket.

Saat datang, ia langsung duduk sambil melihat para pembatik melakukan pewarnaan.

 “Ini khas Malang, ya? Gambar apa ini? Topeng?,” tanya Vero.

Dengan seksama, ia melihat proses pembuatan batik tulis celaket tersebut dan sempat merasa terkesima.

“Motifnya unik, bagus,” kata dia.

FOTO: Amanda Egatya//Ketua Umum Jalasenastri, Vero Yudo Margono mengunjungi Batik Celaket, Kamis (14/10/2021).

Kemudian, Polwan berpangkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) tersebut juga memilih beberapa corak batik khas Malangan.

“Saya mau cari batik khas Malangan, apa saja ini motifnya,” tanya dia.

BACA JUGA:  Memaknai Hari Batik di Masa Pandemi dan Malangnya Nasib Perajin Batik Tulis Celaket Khas Malang

Tak berselang lama, Vero melihat corak batik bermotif topeng malangan, tugu dan lainnya.

Pada kesempatan tersebut, Vero dan anggotanya membeli sejumlah produk untuk membantu mendongkrak usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang sempat terdampak pandemi.

Dikatakan, hal tersebut sesuai dengan kegiatan Vero dan anggota Jalasenastri, yakni pemberdayaan UMKM.

FOTO: Amanda Egatya//Ketua Umum Jalasenastri, Vero Yudo Margono mengunjungi Batik Celaket, Kamis (14/10/2021).

“Kami juga suka membatik,” imbuh dia.

Perempuan ramah dan rendah hati itu, memberikan saran terhadap Batik Celaket agar lebih dikenal masyarakat luas.

“Ditambah saja tulisan Malang, misalnya Batik Tulis Celaket Malang, biar orang tahu semua,” kata perempuan yang lahir di Yogyakarta dan besar di Kertosono ini.

Pada sesi lain, Ketua Umum Jalasenastri, AKBP Vero Yudo Margono, memperagakan kemahirannya membatik ke sejumlah karyawan Batik Tulis Celaket, yang rata-rata masih muda belia.

BACA JUGA : Minggu Pagi di Kampung Celaket saat PPKM Darurat

Dengan telaten, dirinya melihat mengarahkan proses pembuatan batik sembari mencoba secara langsung.

Tak canggung, Vero langsung mengambil kuas dan melakukan pewarnaan. Ia menorehkan kuas yang sudah diberi pewarna merah pada kain.

 “Saya ingin coba ikut mewarna batik,” kata dia sambil menorehkan kuas.

FOTO: Amanda Egatya//Ketua Umum Jalasenastri, Vero Yudo Margono saat membuat Batik Tulis Celaket, Kamis (14/10/2021).

Dalam penjelasannya, Istri Kepala Satuan Angkatan Laut (KSAL), Laksamana TNI Yudo Margono tersebut juga kerap memberikan pelatihan usaha mikro kecil menengah (UMKM). Bahkan, sejumlah anggota Jalasenastri juga kerap membatik.

Vero juga sempat terkesima dengan produk Batik Tulis Celaket yang memiliki motif khas Malangan.

BACA JUGA: Istri KASAL Bikin Batik Tulis Celaket

Sebab, ia juga ingin membantu UMKM yang sempat terdampak pandemi, dengan membeli dan menggunakan produknya.

Hal tersebut sesuai dengan kegiatan Vero dan anggota Jalasenastri, yakni pemberdayaan UMKM.

“Saya memang mencari batik Malangan, motifnya khas,” tandas dia.

Sementara Ira Hartanti, sepulang Bu KASAL langsung tersenyum lebar. “Alhamdulillah, sudah mulai ada pemasukan, semoga pandemi segera berakhir”, katanya.

Ira juga meminta kepada aparat pemerintah, ikut membantu mempromosikan produknya. “Caranya ya dengan mengenakan produk UMKM, kami para perajin tak butuh dan tak menuntut banyak kok, cukup apa yang kami produksi dikenakan disetiap acara dan bilang kalau ini produksi batik celaket”, gitu aja pungkasnya sambil tertawa.(nda)

- Advertisement -spot_img
Nusa Magz Edisi 46

BERITA POPULAR

- Advertisement -spot_img

BERITA KHUSUS

@nusadaily.com

Akhir-akhir ini Kota Malang panas banget nih, ngadem dulu yuk🍦🍦 ##tiktoktaiment

♬ Happy Ukulele - VensAdamsAudio

LIFESTYLE

Seniman Batik Celaket Malang, Cibir Miss World Malaysia Bicara soal Batik

0
NUSADAILY.COM – MALANG – Ira Hartanti, seniman dan pengusaha Batik Celaket Malang, mencibir ketika melihat kelakuan Miss World Malaysia 2021, Lavanya Sivaji, bicara tentang...