Kamis, Mei 26, 2022
BerandaNewsJatimKetika Hakim Itong Anggap Temuan KPK soal Suap Seperti Dongeng

Ketika Hakim Itong Anggap Temuan KPK soal Suap Seperti Dongeng

NUSADAILY.COM – SURABAYA – Itong Isnaeni Hidayat, Hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, membantah dengan mentah-mentah temuan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) soal kasus dugaan suap penanganan perkara yang menjadikannya sebagai tersangka.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Bahkan Itong juga membantah telah memerintahkan Hamdan untuk meminta uang kepada Hendro berkaitan dengan pengurusan perkara PT SGP.

BACA JUGA : Hakim PN Surabaya Emoh Saat Ditetapkan Jadi Tersangka oleh KPK

“Yang tertangkap tangan itu Hamdan dan pengacaranya itu saya enggak kenal. Dan saya tidak pernah ketemu sebelumnya dan hubungan apa pun dan pernah memerintahkan apa pun pada Hamdan,” ujar Itong kepada wartawan ketika hendak dibawa ke Rutan KPK, Jumat (21/1) dini hari.

Itong ditetapkan KPK sebagai tersangka lantaran diduga menerima suap Rp140 juta dari janji sebesar Rp1,3 miliar. Ia menepis temuan KPK tersebut.

BACA JUGA : Begini Bunyi Undang-Undang Tipikor soal Hakim-Jaksa-Polisi, Tak Ada yang Kebal OTT

“Dan tadi cerita-cerita itu seperti dongeng, saya jadi baru tahu tadi ada uang Rp1,3 miliar, enggak pernah saya,” kata dia.

Ia mengklaim Operasi Tangkap Tangan (OTT) terkait dugaan suap tersebut hanya melibatkan Panitera Pengganti pada PN Surabaya bernama Hamdan dan pengacara PT Soyu Giri Primedika (SGP) Hendro Kasiono.

BACA JUGA : Hakim PN Surabaya Pernah Bebaskan Koruptor Rp. 28 M – Rp. 119M

Ketika ditanya mengenai kesiapan membuktikan untuk membantah temuan KPK, Itong berkata: “Membuktikan sesuatu yang tidak itu memang sulit karena anggapan pasti saya tahu, dianggap saya memerintahkan.”

Dalam kasus ini, lembaga antirasuah menetapkan tiga orang sebagai tersangka. Sebagai penerima suap yaitu Itong dan Hamdan. Sedangkan satu tersangka pemberi suap yaitu Hendro Kasiono.

BACA JUGA : Harun Al Rasyid, Raja OTT KPK Lolos Administrasi Jadi Calon Hakim Agung

KPK menduga ada janji uang sebesar Rp1,3 miliar untuk mengurus kepentingan Hendro tersebut. Di antaranya agar PT SGP dinyatakan dibubarkan dengan nilai aset yang bisa dibagi sejumlah Rp50 miliar.

Namun, baru ada uang sebagai realisasi awal janji tersebut sejumlah Rp140 juta yang ditemukan dan disita tim KPK saat OTT dilakukan.

Lebih lanjut, KPK juga menduga Itong menerima pemberian lain dari pihak-pihak yang berperkara di PN Surabaya.(als/han)

BERITA KHUSUS

BERITA TERBARU

BMKG Prakiraan Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Jakarta Cerah Berawan

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Prakiraan cuaca hari ini Jakarta sudah diumumkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Selain Jakarta, kamu juga bisa mengecek...
@nusadaily.com Ning Ita Dampingi Anak Penderita Thalasemia jalani Transfusi Darah #tiktokberita ♬ original sound - Nusa Daily