Senin, Desember 6, 2021

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsJatimKasus Video Dangdutan Viral, Kasatreskrim: Level Kita Tingkatkan ke Penyidikan

Kasus Video Dangdutan Viral, Kasatreskrim: Level Kita Tingkatkan ke Penyidikan

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – MALANG – Atas pemanggilan 8 orang saksi dalam kasus video viral anak kades yang menggelar orkes dangdut dan abai prokes, Satreskrim Polres Malang melakukan Swab Test, Senin (9/8/2021). Swab test dengan hasil seluruhannya non reaktif atau negatif.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

“Saksi tambahan yang kita periksa hari ini 8 orang. Setelah kita lakukan Swab Test dan hasilnya negatif. Hari ini juga levelnya kita naikkan ke tingkat penyidikan,” tegas Kasatreskrim Polres Malang AKP Donny Kristian Baralangi, Senin (9/8/2021) siang ini kepada Nusadaily.com.

Saat dimintai keterangannya, Kades Gading, Suwito beralibi yang hadir saat acara orkes dangdut hanya berkisar 15 orang. Mengenai hal tersebut, Donny menjelaskan, itu adalah hak yang bersangkutan.

“Soal yang hadir 15 orang dalam acara dangdutan, itu hak Kades atau yang bersangkutan saja. Tapi fakta hasil penyidikan, tidak seperti itu. Nanti kita update perkembanganya. Karena dari hasil penyidikan saksi dan video dangdutan tersebut, tidak ada yang pakai masker,” ujar Donny. 

Donny melanjutkan, karena tidak ada yang memakai masker, artinya, sampai hari ini, dari dugaan sementara bahwa benar terdapat pelanggaran Prokes Covid-19 dalam acara dangdutan tersebut. 

“Inisiasi penggelar acara dangdutan adalah anak Kades. Karena dia sendiri yang mengundang diacara launching kafe tersebut. Termasuk mengundang orang-orang sekitar dan temannya klub motor,” paparnya.

Dia menjelaskan, setelah proses penyidikan, pihaknya akan menambahkan keterangan saksi ahli dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang. 

“Setelah penyidikan dan tambahan saksi ahli, baru nanti bisa ditetapkan siapa tersangkanya. Nanti kita gelar lagi dan update perkembangannya,” tutupnya. (aje/wan)

- Advertisement -spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA POPULAR