Jumat, Januari 21, 2022

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsRegionalKasus Tawuran GOR Sidoarjo, DPRD: Kinerja Kadispora Harus Dievaluasi, Mengapa Jam 02.00...

Kasus Tawuran GOR Sidoarjo, DPRD: Kinerja Kadispora Harus Dievaluasi, Mengapa Jam 02.00 Masih Buka

NUSADAILY.COM – SIDOARJO – Tawuran dan penggeroyokan di kawasan GOR Sidoarjo dengan korban Angie mengalami luka di kepala hingga punggungnya beberapa waktu lalu sangat disayangkan. Warih Andono, Sekretaris Komisi A DPRD Sidoarjo menyesalkan kejadian itu. Menurutnya tawuran dan penggeroyokan tidak akan terjadi jika GOR Delta Sidoarjo difungsikan sebagaimana tempat olahraga. Apalagi kejadian itu pukul 02.30 WIB. 

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

“Kejadian itu pukul 2 pagi, berarti tidak ada batasan waktu buka tutup gerbang. Ada apa ini ? Jangan-jangan ada apa-apa bagi pengelola GOR (GOR Sidoarjo di kelola Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Sidoarjo, red),” kata Warih Andono saat dikonfirmasi Nusadaily.com Jumat (23/4/2021). 

Ketua Fraksi Golkar itu menceritakan, Dulu saat Komisi A Sidak di GOR ditemukan banyak tempat hiburan yang menjual minuman beralkohol. Saat kejadian itu sudah ditertibkan.

“Disporapar ini sulit untuk diajak kerjasama. Dulu waktu belum ada pagar, alasannya tidak ada pagar. Sekarang setelah di pagar, ternyata sama aja, hanya menghabiskan APBD saja,” tegasnya.

Lebih lanjut, Ia menyampaikan bahwa kinerja Kepala Disporapar Sidoarjo ini perlu dilakukan evaluasi, sebab tidak mampu mengembalikan GOR Sidoarjo sebagai fungsi olahraga. 

“Kalau sudah tidak bisa melaksanakan tugas, bilang saja gak mampu. Biar diganti saja yang lebih kompeten,” ungkapnya.

Seperti yang dikatakan sebelumnya, Angie bersama dengan dua temannya, Gilang dan Lingga sedang asyik Ngopi di Kawasan GOR Sidoarjo sambil menunggu waktu sahur. Sekitar pukul 02.30 Wib (18/4), ia bersama temannya hendak pulang kerumahnya di Kelurahan Lemah Putro, Sidoarjo. 

Saat ingin pulang menunju arah gerbang keluar, Angie yang berboncengan tiga dengan temannya itu melihat puluhan pemuda sedang tawuran. 

Saat itu Gilang yang memegang kemudi menghentikan kendaraannya. Karena jalan terhalang oleh puluhan pemuda itu.

“Disaat berhenti itulah kejadiannya mas, tiba-tiba kepala saya disamurai dari belakang,” kata Angie saat menceritakan kronologis kejadiannya.

Saat dihujam samurai, Angie duduk di tengah dan Lingga di belakang. Saat disabet benda tajam itu Lingga bisa mengelak dan mengenai korban Angie. Dan Ia baru sadar tau ketika darahnya mengucur ke baju.

“Saya baru tau, saat darah saya mengucur itu, mas. Saya langsung ambruk, dan Ketika sadar saya sudah di Rumah Sakit,” ungkapnya (ful/wan)

spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
@nusadaily.com

Perampok di Sukun Malang Tertangkap di Taman Dayu Pandaan ##tiktokberita

♬ original sound - Nusa Daily