Jumat, Mei 27, 2022
BerandaNewsRegionalKasus Dugaan Mark Up Lahan SMAN 3 Berlanjut, Kejari Panggil Tiga Pejabat...

Kasus Dugaan Mark Up Lahan SMAN 3 Berlanjut, Kejari Panggil Tiga Pejabat Pemkot Batu

NUSADAILY.COM – KOTA BATU – Kejari Kota Batu memanggil tiga kepala dinas di tiga OPD Pemkot Batu. Pemanggilan ini terkait dugaan mark up anggaran pengadaan lahan SMAN 3 Kota Batu pada 2014 lalu.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Tiga pejabat yang dipanggil yakni, mantan Kepala Bappeda, Eni Rachyuningsih yang kini menjabat Kadisdik Kota Batu. Selanjutnya, mantan Kepala BPKAD Edi Murtono, yang kini menjabat Kepala Inspektorat. Lalu Muji Dwi Leksono Kabag Hukum Setda Kota Batu.

Setibanya di Kejari Kota Batu, ketiganya langsung menuju ruangan Pidsus Kejari Kota Batu.

BACA JUGA: Penanganan Dugaan Markup Lahan SMAN 3 Batu, Kejari Periksa Mantan Kepala Bappeda

Edi Murtono dan Muji Dwi Laksono memilih bergeming. Hanya Eni saja yang memberikan keterangan. Eni menuturkan, ia diminta keterangan selama satu jam. Pertanyaan yang diajukan terkait prosedur rekomendasi perubahan tata ruang.

Sudah Kali Kedua Diperiksa

Eni mengungkapkan, pemeriksaan kali ini merupakan kali kedua. Sebelumnya, saat menjabat Bappeda dulu pihaknya juga sempat diminta keterangan terkait alih fungsi lahan.

“Saat saya menjabat Bappeda dulu, sudaah saya sebutkan kalau lahan yang kini dijadikan SMAN 3 merupakan lahan pertanian,” kata dia.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, dirinya yang waktu itu menjabat Bappeda tak dilibatkan sama sekali terkait pengadaan lahan untuk pembangunan SMAN 3 Kota Batu. Padahal, Bappeda memiliki peran vital terkait uji kelayakan wilayah termasuk status alih fungsi lahan.

BACA JUGA: Kajari Kota Batu Libatkan Tim Ahli untuk Urai Indikasi Markup Lahan SMAN 3

“Seharusnya memang uji kelayakan ini keluar dari Bappeda (kini Bapelitbangda). Namun saat itu kami tidak dilibatkan, tidak tahu itu melibatkan dinas apa,” tegasnya.

Sejauh ini, Kejari telah meminta keterangan kepada 35 orang. Pengadaan lahan seluas 8.500 meter persegi dikerjakan pada tahun 2014 lalu. Anggarannya bersumber dari APBD 2014 senilai Rp. 8 miliar. Diindikasi ada mark up anggaran saat proses pengadaan lahan.(wok/lna)

BERITA KHUSUS

BERITA TERBARU

Pakar Politik Nilai PDIP Jadi Kunci Prabowo Menang Pilpres 2024

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Dukungan kepada Prabowo Subianto untuk maju menjadi calon presiden digaungkan sejumlah kalangan salah satunya baru-baru ini dari Persatuan Purnawirawan Indonesia...
@nusadaily.com Ning Ita Dampingi Anak Penderita Thalasemia jalani Transfusi Darah #tiktokberita ♬ original sound - Nusa Daily