Kamis, Mei 26, 2022
BerandaNewsJatimKAHMI Malang Raya Dukung SE Walikota tentang Larangan Jual Beli Daging Hewan...

KAHMI Malang Raya Dukung SE Walikota tentang Larangan Jual Beli Daging Hewan Peliharaan

NUSADAILY.COM – MALANG – Presidium, Korps Alumni HMI (KAHMI) Malang Raya, mendukung langkah yang diambil Pemerintah Kota Malang, tentang penerbitan Surat Edaran (SE) Walikota tentang pelarangan jual beli daging hewan peliharaan.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Lutfi J Kurniawan, Koorninator Presidium (Korpres) KAHMI Kota Malang, yang juga Pengurus Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Malang, menyatakan bahwa apa yang dilakukan oleh Walikota Malang Sutiaji, dengan menerbitkan SE larangan jual beli daging hewan peliharaan sudah tepat.

BACA JUGA : Tok! Walikota Malang Resmi Terbitkan SE Larangan Jual Beli Daging Peliharaan

Hal senada juga disampaikan oleh Gus Wildan, Korpres KAHMI Kabupaten Malang. Wildan berharap langkah yang diambil oleh Walikota Malang, dapat menjadi inspirasi bagi wilayah lain di Indonesia, terutama di kabupaten Malang, untuk menerbitkan SE larangan jual beli daging hewan peliharaan.

“Saya berharap Bupati Sanusi, juga mengikuti langkah Pak Sutiaji, karena menurut kabar yang saya dengar, jual beli daging hewan peliharaan dan dilindungi juga marak terjadi di wilayah Kabupaten Malang”, kata Gus Wildan.

BACA JUGA : Cerita Pegawai Usai Dipecat KPK, Ada yang Bertani, Jual Empal Gentong dan Nasgor

Lutfi menjelaskan, langkah Sutiaji sudah sesuai dengan Undang-Undang diatasnya serta mengacu pada SE dari Kemnterian Pertanian.

“Jadi langkah Sutiaji menerbitkan SE melarang jual beli daging hewan peliharaan sudah tepat, karena sudah tepat, maka para anggota dan pengurus KAHMI secara pribadi maupun kelembagaan mendukung penuh langkah Pemkot”, kata Lutfi, kepada Nusadaily.com, melalui sambungan telpon.

BACA JUGA : Bupati Cianjur Minta Pedagang Sandang Berjualan Online

Lutfi, juga meminta kepada semua pihak agar tidak memperdebatkan masalah ini, apalagi memberikan komentar yang diluar keahliannya.

“Karena saya yakin, pemerintah pusat menerbitkan UU dan SE larangan jual beli dan mengkonsumsi daging hewan peliharaan yang kemudian diterbitkan turunannya oleh Walikota Malang, sudah melalui kajian dari berbagai ilmu pengetahuan. Jadi yang bukan ahli dibidang itu, gak usah berkomentar-lah”, kata Dosen UMM ini.

BACA JUGA : Mitra Penjual Dituding Menjadi Kuliner Binatang Peliharaan, GoFood Diprotes Pecinta Binatang

Sekedar informasi, Dukungan terhadap SE tersebut, juga datang dari beberapa artis nasional. Sebut saja pesinetron Jeremy Thomas dan Valerie Thomas, penyanyi rap JFlow, pedangdut Juwita Bahar, mengirimkan video ucapan terima kasih ke Sutiaji.

Mereka memuji kesigapan Walikota berlatar belakang Pengurus PC NU Kota Malang itu dalam memberantas perdagangan daging hewan peliharaan dengan langsung menerbitkan SE larangan.

NU Sayangkan Pernyataan George da Silva

Diberitakan sebelumnya, Surat Edaran (SE) Walikota Malang Sutiaji, tentang ketentuan larangan jual beli dan konsumsi daging hewan peliharaan, semisal anjing, kucing, dan primata yang dilindungi, mendapat protes dari seseorang yang mengaku sebagai tokoh agama Katolik, George da Silva. 

Protes itu tersebar melalui aplikasi pesan singkat WhatsApp yang ditujukan kepada wali kota Malang. 

Ada tujuh poin protes, salah satunya menyatakan bahwa setiap kebijakan yang dikeluarkan oleh pemimpin dilarang keberpihakan dan menguntungkan atau merugikan kepada sekelompok orang, agama, etnis, dan sebagainya.

BACA JUGA : Dewi Perssik Selalu Ingatkan Sang Buah Hati untuk Tak Minder

Lalu dalam poin kedua, George menyebutkan bahwa pelarangan itu dinilai melanggar hak asasi manusia, khususnya yg beragama non Islam.

Kemudian George juga mempertanyakan bagaimana dengan nasib pengusaha warung/ rumah makan yang menyajikan daging anjing bertahun-tahun terutama di masa kesulitan ekonomi dalam pandemi Covid-19.

Dimintai komentarnya, Khoirul Anwar Ketua PDK Kosgoro Kota Malang, dan pengurus PC NU Kota Malang, sangat menyayangkan pernyataan George, terkait SE tersebut.

Anwar menyebut, SE itu murni persoalan hukum, sama sekali tidak ada kaitannya dengan urusan suku, agama, dan ras (SARA). “Jadi jangan mudah membawa-bawa urusan hukum ke ranah SARA. Itu ndak baik bagi kerukunan beragama di Kota Malang yang sudah sangat kondusif ini.’’

Anwar juga menilai, pernyataan George itu berpotensi memecah belah kerukunan umat beragama. “Ayok kita jaga kedamaian dan kerukunan Kota Malang. Ini tanggung jawab kita semua sebagai warga Kota Malang,’’ ujarnya.

Ia juga berharap George menengok tentang lima hak azasi hewan sebagai hak dasar hewan yang dideklarasikan pada 1978.

5 Hak Asasi Hewan

Diketahui, ketika itu berkumpul 46 negara dan 330 kelompok pendukung binatang di Kantor Pusat UNESCO, Paris, Prancis.

Mereka mendeklarasikan hak asasi hewan. Konsep hak asasi hewan juga diakomodasi dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2009, terakhir direvisi menjadi Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan. Pasal 66 mengatur soal kesejahteraan hewan.

Disebutkan, untuk kepentingan kesejahteraan hewan, dilakukan tindakan yang berkaitan dengan penangkapan dan penanganan; penempatan dan pengandangan; pemeliharaan dan perawatan; pengangkutan; pemotongan dan pembunuhan; serta perlakuan dan pengayoman yang wajar terhadap hewan.

Ketentuan mengenai kesejahteraan hewan itu dilakukan secara manusiawi. Yang dimaksud dengan ‘manusiawi’ ialah tindakan yang merujuk pada etika dan nilai kemanusiaan, seperti tidak melakukan penyiksaan.

Kesejahteraan hewan jangan hanya indah di atas kertas, tapi miskin dalam praktik.

Lebih jauh Anwar menegaskan, sudah 43 tahun lalu dideklarasikan hak asasi hewan dan setiap 15 Oktober diperingati. Namun, masyarakat Indonesia belum memberikan perhatian serius.

Setiap hewan memiliki lima hak asasi, yaitu bebas dari rasa lapar dan haus; bebas dari ketidaknyamanan, penganiayaan, dan penyalahgunaan; bebas dari rasa sakit, cedera, dan penyakit; bebas dari rasa takut dan tertekan; serta bebas mengekspresikan perilaku alami.(nda/Ina)

BERITA KHUSUS

BERITA TERBARU

BMKG Prakiraan Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Jakarta Cerah Berawan

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Prakiraan cuaca hari ini Jakarta sudah diumumkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Selain Jakarta, kamu juga bisa mengecek...
@nusadaily.com Ning Ita Dampingi Anak Penderita Thalasemia jalani Transfusi Darah #tiktokberita ♬ original sound - Nusa Daily