Kamis, Desember 2, 2021

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsRegionalJurnalis Kota Batu Utak-atik Susun Strategi Bermain Catur

Jurnalis Kota Batu Utak-atik Susun Strategi Bermain Catur

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM -KOTA BATU– Delapan meja ditata dan masing-masing di atasnya ditaruh papan catur lengkap dengan bidaknya. Para peserta tampak berkonsentrasi mengutak-atik bidak catur menyusun strategi.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Mereka berkompetesi mengikuti turnamen catur jurnalis yang digelar Seksi Wartawan Olahraga-Persatuan Wartawan Indonesia (SIWO-PWI) Kota Batu (Sabtu, 5/12). Turnamen ini diikuti para awak media yang bertugas di Kota Batu. 

Turnamen ini dibuka langsung Ketua KONI Kota Batu Mahfud. Sebanyak 36 peserta mengikuti kompetisi catur dengan sistem Swiss. Juara pertama akan mendapatkan hadiah sebesar Rp 500 ribu. Juara kedua sebesar Rp 300 ribu serta juara tiga dan empat, masing-masing sebesar Rp 200 ribu.
 ‘’Turnamen catur kali ini khusus untuk wartawan. Mereka harus terbanding sungguh-sungguh sehingga menjadi juara dan berhak mendapatkan hadiah,’’ ungkap Roy Mastur Ketua Pelaksana olahraga silaturahmi turnamen catur SIWO PWI kota Batu. 

Dalam turnamen catur, panitia sudah mendatangkan juri atau wasit catur dari Percasi Kota Batu. Hal itu dilakukan agar pertandingan benar-benar dilakukan secara fair dan akan diperoleh juara yang benar-benar layak. 

SIWO PWI sendiri merupakan cabor fungsional yang berada di bawah binaan KONI Kota Batu. Pembinaan mencari bibit-bibit atlet khususnya dari kalangan jurnalis.

Bagi SIWO PWI, turnamen catur ini juga digunakan sebagai pencarian bibit yang nantinya bisa diikutkan dalam Porwanas (Pekan Olahraga Wartawan Nasional) 2021 yang berlangsung di Malang Raya. Selain itu, turnamen juga melihat potensi kemampuan catur di antara wartawan untuk ajang lainnya. 

Mastur mengungkapkan, sebenarnya telah merancang kegiatan catur on the river. Rencana awal, pertandingan itu ada kelas khusus wartawan dan umum atau pelajar. Catur on the river juga memiliki sisi unik untuk mengangkat potensi pariwisata demi mendukung Pemkot Batu dan KONI Kota Batu mewujudkan sports tourism di Kota Batu. 

“Namun karena pandemi Covid-19 melanda Indonesia, termasuk Kota Batu, kegiatan menjadi sangat terbatas,’’ terang Mastur. 

Mastur berpendapat, olahraga yang identik dengan asah otak ini, sangat cocok untuk para wartawan. Setiap harinya para jurnalis tak lepas dari tugas liputan yang dimulai dari menggali hingga mengolah data-data hingga disajikan dalam bentuk berita.
 Olahraga catur ini sekaligus menjadi kegiatan refreshing bagi para wartawan Kota Batu yang setiap hari memiliki jadwal padat melakukan kegiatan jurnalistik. 

‘’Selain itu, kegiatan seperti ini juga untuk ajang silaturahmi antara wartawan dengan beberapa undangan, pejabat atau bahkan nara sumber,’’ terang Bendahara SIWO PWI Kota Batu ini.

Ketua KONI Batu Mahfud memberikan apresiasi kepada SIWO PWI Kota Batu. Para jurnalis diajak lebih dekat dengan olahraga catur. 

“Sehingga pemahaman saat mewartakan punya dasar yang baik. Begitu juga dengan olahraga lainnya, harus memiliki dasar pemahaman agar baik dalam mengemas berita,” tutur Mahfud.

Ia menerangkan, berdasarkan penelitian ilmiah, olahraga catur sangat mempengaruhi daya kembang kerja otak. Meskipun cabor lainnya membutuhkan kerja intelengensi, namun cabor catur lebih dominan.

 “Misal tinju, kalau tidak cerdas bereaksi, ya kena. Khusus catur dan bridge memang untuk perkembangan berpikir lebih bagus,” kata dia.

Ia mengaku, permainan catur sangat relevan bagi jurnalis. Setiap harinya mereka dituntut untuk mengembangkan pola pikir merangkai setiap kata hingga membentuk suatu tulisan berita.

“Saat menulis berita yang mendalam membutuhkan proses pemikiran yang mendalam juga,” urai Mahfud. (wok/wan)

- Advertisement -spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA POPULAR