Jumat, Januari 21, 2022

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsRegionalJenazah Penambang Belerang Ditemukan 150 Meter dari Bibir Danau Kawah Ijen

Jenazah Penambang Belerang Ditemukan 150 Meter dari Bibir Danau Kawah Ijen

NUSADAILY.COM – BANYUWANGI – Tim SAR akhirnya berhasil menemukan dan mengevakuasi Jenazah A (61), penambang belerang yang sempat hilang diterjang ombak danau Kawah Ijen. Korban ditemukan mengapung sekitar 150 meter dari bibir danau.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Koordinator Pos Siaga SAR Banyuwangi Rizki Putra Buana mengatakan, jenazah penambang tersebut ditemukan sekitar pukul 08.00 WIB.

“Dari atas kawah ada yang mantau, jenazah korban terlihat berada di tengah danau,” katanya kepada Nusadaily.com, Sabtu 30 Mei 2020.

Rekan Korban Berenang Mengevakuasi

Tim SAR berencana menggunakan perahu karet untuk mengevakuasi korban. Namun, saat itu ada seorang rekan korban yang sudah berada di dasar kawah memberanikan diri mengevakuasi korban dengan berenang.

“Rupanya dari teman-teman yang ada di sana memutuskan untuk segera mengambil. Akhirnya ada salah satu warga bernama Pak Arifin yang mengambil jenazah korban. Beliau berenang kemudian mengikatkan tali ke tubuh korban lalu ditarik ke tebing (bibir danau),” imbuhnya.

Saat ditemukan, kata Rizki, jenazah korban dalam kondisi utuh. “Awal ditemukan dalam kondisi tertelungkup. Kondisinya sudah meninggal dunia. Badan korban utuh, cuman melepuh putih,” ujarnya.

Selanjutnya jenazah korban dievakuasi ke Pos Paltuding dan dibawa ke rumah duka korban. “Kita berhasil evakuasi ke bawah jam 10.00 WIB. Langsung kita bawa ke rumah duka,” tutupnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, gelombang setinggi 3 meter terjadi di danau Kawah Ijen, Jumat 29 Mei 2020. Fenomena mirip tsunami tersebut mengakibatkan seorang penambang belerang hilang terbawa arus air danau kawah.

“Betul, itu adalah fenomena gunung api. Jadi bukan tsunami, karena di gunung tidak dikenal istilah tsunami. Istilahnya fenomeba bubel, yakni ada semacam tekanan dari bawah yang mengakibatkan luapan permukaan air,” kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Banyuwangi Eka Muharram.

Saat kejadian, kata Eka, kebetulan ada dua orang penambang yang berada di dasar kawah tengah menambang belerang. Satu orang berhasil menyelamatkan diri, namun seorang lainnya tidak ditemukan.

“Yang satu mungkin saat mencoba menyelamatkan diri menginjak tanah yang rapuh, kemudian jatuh (ke danau). Sampai sekarang belum bisa ditemukan,” sebutnya.(ozi)

spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
@nusadaily.com

Perampok di Sukun Malang Tertangkap di Taman Dayu Pandaan ##tiktokberita

♬ original sound - Nusa Daily