Kamis, Desember 2, 2021

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsRegionalJelang Musim Penghujan, Kota Mojokerto Gelar Apel Siaga Tanggap Bencana

Jelang Musim Penghujan, Kota Mojokerto Gelar Apel Siaga Tanggap Bencana

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – MOJOKERTO – Menjelang musim penghujan, apel gabungan gelar pasukan dalam rangka Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Tahun 2021 digelar di depan Kantor Pemerintah Kota Mojokerto Jalan Gajah Mada, Kelurahan Balongsari, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, Senin, 25 Oktober 2021.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Kegiatan ini dihadiri oleh Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari selaku pimpinan apel, didampingi Kapolresta Mojokerto AKBP Rofiq Ripto Himawan bersama Dandim 0815/CPYJ yang diwakili Kasdim 0815/CPYJ Mayor Inf Akhmad Jaelani.

Dalam amanatnya Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menyampaikan harapannya untuk meningkatkan sinergitas antar stake holder. Baik ditingkat provinsi maupun kabupaten/kota dalam rangka upaya pencegahan, mitigasi dan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana alam.

BACA JUGA: Kota Mojokerto Masuk PPKM Level 1, Ning Ita: Tetap Patuhi Prokes

“Diharapkan para kepala daerah segera menyusun rencana kontinjensi yang disesuaikan dengan tata kelola kedaruratan protokol kesehatan. Termasuk penyediaan sarana dan prasarana kesiapsiagaan yang dapat betul-betul dilaksanakan semua pihak dan harus siap menangani bencana secara tuntas,” ucap Ning Ita sapaannya.

Terpisah, Kapolresta Mojokerto AKBP Rofiq Ripto Himawan menjelaskan apel siaga ini memang dilaksanakan secara serentak di seluruh kabupaten/kota di wilayah Jawa Timur. Dalam rangka sebagai langkah konkrit kesiapan terhadap potensi bencana yang akan terjadi di musim penghujan.

Polresta Mojokerto akan mengerahkan seluruh personil, lanjut Rofiq, termasuk staf juga dilibatkan dalam pembekalan tentang penanganan korban. Sehingga semuanya harus memiliki kemampuan dasar yang sudah sesuai dengan standar operasional.

“Keinginan kita tidak ada bencana, tapi seandainya terjadi mungkin kita sudah siap langkah yang harus dilakukan dan koordinasi, maka pelayanan publiknya akan bisa lebih cepat,” ucapnya.

Rofiq mengatakan sudah melakukan masalah pemetaan terhadap wilayah hukumnya. Dimana ada enam hal yang harus diantisipasi, yakni bencana alam banjir, lakalantas, angin puting beliung, kesetrum, kebakaran, dan penanganan medis yang sesuai prosedur.

BACA JUGA: Gandeng Karang Taruna, Pemkot Mojokerto Bagi Ribuan Paket Vitamin dan Masker

“Kita mengingatkan kembali kepada anggota, bahwa apel gelar pasukan kesiapsiagaan tanggap bencana digelar supaya lebih siap siaga. Apalagi baru terjadi puting beliung di utara sungai, alhamdulilah tidak ada korban jiwa. Tapi tetap harus dilakukan tindakan paska bencana,” ia memungkasi.

Masyarakat pun dihimbau bisa melakukan antisipasi untuk meminimalisir dampak-dampak yang akan timbul dari bencana tersebut lewat simulasi.

Usai pelaksanaan Apel Gelar Pasukan ini, Kapolresta Mojokerto, Walikota dan Kasdim 0815/CPYJ mengecek langsung sarana dan prasarana mulai senso, perahu karet dan lainnya selanjutnya simulasi dari PPGD dari RS Gatoel.(din/lna)

- Advertisement -spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA POPULAR