Rabu, Agustus 10, 2022
BerandaNewsRegionalJelang Idul Adha, Stok Kambing di Kabupaten Mojokerto Turun Akibat PMK

Jelang Idul Adha, Stok Kambing di Kabupaten Mojokerto Turun Akibat PMK

NUSADAILY.COM – MOJOKERTO – Sejak mewabahnya penyakit mulut dan kuku (PMK) membawa dampak buruk terhadap pengusaha jual beli kambing di Kabupaten Mojokerto.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Mieke Arianita salah satunya, pedagang kambing kurban sejak 2017 ini menyebutkan, menjelang Idul Adha tahun ini stok hewan kurban hanya 50 ekor.

Baca Juga: Puluhan Bangkai Kambing Terjangkit PMK Ditemukan di Sungai Serang Semarang

Ini berbanding terbalik dengan tahun lalu, meski pandemi COVID-19 melanda dua kali momentum Idul Adha pasokan kambing tak terpengaruh. Dimana stok mencapai 70 sampai 80 ekor lebih.

“Sejak 2 tahun lalu malah gak berdampak. Justru adanya PMK ini jadi turun sampai 30 persen,” ujarnya di kandangnya, Kecamatan Trowulan, Rabu (22/6/2022).

Meike menyebutkan, wabah PMK membuat pemerintah daerah menerapkan aturan yang melarang keluar masuk hewan ternak. Akibatnya dia dan pdagang lain tidak bisa menerima hewan kurban dari luar peliharaannya.

Baca Juga: Polres Gresik Panggil Empat Aliansi Terkait Aduan Pernikahan Manusia dengan Kambing

Bahkan, Mieke lebih memilih untuk menolak titipan dari kawan sesame pedagang kambing yang rutin mengiriminya setiap tahun menjelang Idul Adha.

Saat ini, dari 50 kabimbing miliknya hanya tersisa total 20 ekor kambing etawa, kambing Burja, domba dan kambing lokal.

“Tahun 2021 saja ada 80 ekor lebih. Biasanya menerima penitipan dari kawan yang belum laku, dua Minggu sebelum lebaran. Sebenarnya kasian, cuma gak mau resiko, ” tambahnya.

BERITA KHUSUS

Dok! Seluruh Fraksi di DPRD Ponorogo Setujui Perubahan SOTK Satpol PP dan RSUD

NUSADAILY.COM - PONOROGO - Usulan Raperda Perubahan kedua atas Perda No.6 Tahun 2016 tentang pembentukan dan susunan perangkat daerah untuk OPD Satpol PP yang...

BERITA TERBARU