Selasa, Oktober 26, 2021
BerandaNewsRegionalJelang Hari Raya Idul Fitri, OJK Malang Ajak Masyarakat Waspada Pinjaman Online

Jelang Hari Raya Idul Fitri, OJK Malang Ajak Masyarakat Waspada Pinjaman Online

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – MALANG – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, kebutuhan masyarakat semakin meningkat. Bahkan, tak jarang, berbagai harga kebutuhan juga mengalami kenaikan. Hal tersebut yang memicu masyarakat untuk mencari jalan pintas dengan melakukan pinjaman.

Kekinian, dengan adanya kecanggihan teknologi, marak aplikasi pinjaman online (pinjol) dengan iming-iming pencairan yang sangat mudah dan bunga ringan. Namun, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Malang meminta masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati dalam memanfaatkan jasa tersebut.

BACA JUGA: Ketua DPD RI Ingatkan Masyarakat Jangan Gunakan Pinjaman Online Ilegal

“Dalam menghadapi hari raya Idul Fitri, kebutuhan masyarakat meningkat. Mereka ingin cepat mendapat pendanaan. sehingga, berpotensi meminjam ke pinjol ilegal,” terang Kepala OJK Malang, Sugiarto Kasmuri kepada NusaDaily.com, Minggu (18/4/2021).

Menurut dia, tak sedikit masyarakat justru terjerat bunga pinjol ilegal dan kesulitan melakukan pembayaran.

“Kami mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dalam melakukan pinjaman online, khususnya yang ilegal, tidak terdaftar dan tidak diawasi oleh OJK,” kata dia.

Sebab, menurut Sugiarto, adanya pinjaman online ilegal tersebut tidak jelas pengurus dan pemiliknya. Sehingga, bunga yang diberikan tidak transparan.

“Jadi, seperti rentenir digital. Sebelum masyarakat memutuskan untuk melakukan pinjol ilegal, lebih baik cek dulu melalui call center kami,” tandas dia.

TPID Upayakan Inflasi Masih Stabil

Menjelang hari raya Idul Fitri, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Malang mengupayakan stabilitas harga kebutuhan pokok di pasaran. Sebab, selama dua tahun terakhir, harga beberapa kebutuhan pokok justru mengalami kenaikan yang cukup tinggi.

“Namun, untuk saat ini, kondisinya (harga) masih stabil. Harga-harga tidak terlalu tinggi dan cukup stabil,” tterang Analis Pengembangan UMKM Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Malang, Yon Widiono.

Sepanjang bulan Maret, lanjut dia, secara year on year (yoy), angka inflasi berada di 1,37 persen. Sementara, target nasional, berada di angka iga plus minus satu persen.

BACA JUGA: Kota Malang Inflasi, KPwBI Malang Nilai Adanya Optimisme Pertumbuhan Ekonomi

“Kota Malang secara yoyy berada di angka 1,26 persen. Ini masih rendah dan tidak ada yang dikhawairkan untuk inflasi, harga masih stabil,” pungkas dia.(nda/lna)

- Advertisement -spot_img
Nusa Magz Edisi 46

BERITA POPULAR

- Advertisement -spot_img
@nusadaily.com

Istri Selingkuh, Suami Bawa Alat Berat Hancurkan Rumah😱##tiktokberita

♬ kau curangi cintaku - Milan indramayu