Sabtu, November 27, 2021

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsRegionalInovasi APD SMKN 3 Boyolangu, Emil Dardak Minta Siswa dan Guru Patuh...

Inovasi APD SMKN 3 Boyolangu, Emil Dardak Minta Siswa dan Guru Patuh Prokes

- Advertisment -spot_img

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

NUSADAILY.COM- SURABAYA – Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak, meminta siswa dan guru SMKN 3 Boyolangu, Tulungagung disiplin protokol kesehatan (prokes), Senin (31/8/2020).

Emil melihat ruang kelas dan proses belajar mengajar. Protokol kesehatan baik cek suhu tubuh, cuci tangan dan memakai masker harus dipatuhi.

Inovasi para siswa SMKN 3 Boyolangu membuat alat pelindung diri (APD) seperti cuci tangan dan sensor suhu tubuh dari tenaga surya patut diapresiasi.

“Kami tadi melihat sendiri alat-alat di sini memakai panel tenaga surya. Jadi mulai dari sensornya, sabun pembersih tangan, hingga krannya tenaga surya. Juga thermal gun juga rakitan sendiri,” ungkapnya.

Dia juga memuji ketertiban dari seluruh siswa melakukan proses belajar di sekolah dengan tingkat konsentrasi yang tinggi.

“Kedisiplinan praktik di SMK sama seperti di pabrik atau perusahaan yang menerapkan SOP. Jadi SOP yang ada ditambahkan protokol kesehatan sangat bagus,” jelasnya.

Bupati Tulungagung Marwoto Bhirowo mengatakan, SMKN 3 Boyolangu merupakan salah satu sekolah unggulan di Tulungagung.

Karena itu, sebagai sekolah unggulan, SMKN 3 Boyolangu menerapkan protokol kesehatan yang ketat di tengah pandemi Covid-19.

Digambarkan siswa yang mengikuti proses belajar tatap muka ditetapkan sejumlah 50 persen. Peran orang tua tetap penting mendampingi belajar mandiri di rumah.

“Saya minta orang tua wali murid agar memperhatikan putra putrinya di rumah. Karena cara paling ampuh untuk menangkal Covid-19 ini adalah disiplin dan edukasi menerapkan protokol kesehatan ketat,” imbuhnya.

Penerapan protokol kesehatan di SMKN 3 Boyolangu sendiri dilaksanakan ketat. Sebelum memasuki ruang kelas, seluruh guru dan siswa wajib cuci tangan.

Di ruang praktik mesin, selain mencuci tangan dan memakaibmasker, setiap siswa juga diwajibkan menggunakan face shield dan sarung tangan.

Tak hanya itu, setiap kelas juga diwajibkan menggunakan masker dan berjarak tempat duduknya.

Untuk jam masuknya pun diatur dimulai dari jam 07.00-11.00, dan ada yang masuk di jam 11.20-15.20 WIB.(ima/aka)

- Advertisement -spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA POPULAR