Minggu, Januari 23, 2022

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsRegionalHati-hati! Ini Tiga Jalur Tengkorak Menuju Kawah Ijen

Hati-hati! Ini Tiga Jalur Tengkorak Menuju Kawah Ijen

NUSADAILY.COM – BANYUWANGI – Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen merupakan salah satu ikon wisata di Banyuwangi dengan fenomena api birunya atau blue fire yang menjadi daya tarik wisatawan.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Namun, untuk menuju TWA Kawah Ijen, wisatawan harus melewati jalur tengkorak dengan tanjakan dan turunan yang cukup tajam.

Ditambah lagi medan jalan yang berkolak membuat jalur menuju TWA Ijen cukup berbahaya bagi pengendara, terutama yang baru pertama kali melewati jalur tersebut.

BACA JUGA: Kecelakaan Maut di Jalur Ijen: Satu Korban Tewas, Seorang Bayi Selamat

Di jalur tersebut kerap sekali terjadi kecelakaan yang memakan korban jiwa. Seperti kecelakaan maut yang terjadi pada hari ini, Rabu (8/12).

Arwani (45) warga Desa Nogosari, Kecamatan Sukosari, Bondowoso tewas di tempat dalam kecelakaan tunggal saat melintasi Jalur Ijen.

Setidaknya ada tiga titik jalur tengkorak menuju Kawah Ijen dari arah Banyuwangi. Salah satunya bernama “Sengkan Mayit” atau Tanjakan Mayat yang sudah banyak sekali memakan korban. Berikut ulasannya.

1. Sengkan Mayit

Dinamakan ‘Sengkan Mayit’ atau tanjakan mayat karena di jalur ini kerap terjadi kecelakaan yang menimbulkan korban jiwa.

Turunan di Sengkan Mayit ini sebenarnya tidak terlalu tajam dibandingkan dengan tanjakan lainnya di jalur menuju Kawah Ijen. Hanya saja, di ujung turunan terdapat kelokan yang cukup tajam.

Kecelakaan banyak terjadi lantaran pengendara motor, terutama matic kurang hati-hati dan tidak melakukan pengereman saat menuruni sengkan tersebut.

Fatalnya, mereka baru melakukan pengereman saat berada di tikungan tajam yang mengakibatkan kendaraan terpelanting dan menabrak tebing di sisi kanan jalan dari arah Kawah Ijen.

Dalam 3 tahun terakhir setidaknya sudah ada 5 orang korban jiwa yang tewas akibat kecelakaan di Sengkan Mayit.

Pada 9 Desember 2018, tiga orang pelajar asal Kabupaten Jember tewas di tempat usai menabrak tebing di Sengkan Mayit. Ketiganya berboncengan tiga dengan mengendarai motor matic seusai berlibur ke Kawah Ijen.

Kemudian pada 3 Juli 2019, seorang bocah berusia 6 tahun tewas setelah motor matic yang dikendarai keluarganya mengalami rem blong di Sengkan Mayit.

Kecelakaan maut selanjutnya di Sengkan Mayit terjadi pada 23 Februari 2020. Minibus yang mengangkut 15 mahasiswa asal Madura mengalami kecelakaan saat menuruni Sengkan Mayit. Akibat kecelakaan tersebut, satu mahasiswa tewas di tempat.

2. Sengkan Erek-Erek

Jalur tengkorak selanjutnya yang berada di sepanjang jalan menuju TWA Ijen yakni Sengkan Eek-Erek. Jalur ini berada tepat di atas Sengkan Mayit.

Jalur ini sebelumnya menjadi langganan kecelakaan yang memakan banyak korban karena memiliki kemiringan hingga 45 derajat.

BACA JUGA: Ini Alasan Wisatawan, Gunung Ijen Jadi Pilihan Favorit untuk Mendaki

Namun semenjak jalur tersebut diperlebar dan dilandaikan pada Tahun 2012-an, kecelakaan di sengkan tersebut relatif berkurang.

Kendati demikian, pengendara yang melintasi jalur tersebut tetap harus berhati-hati mengingat jalur tersebut memiliki tanjakan dan turunan yang berkelok.

3. Sengkan Saleh

Jalur tengkorak terakhir di kawasan menuju Kawah Ijen yakni Sengkan Saleh. Sengkan ini tepat berada di atas Senkan Erek-Erek dan memiliki tanjakan dan turunan paling panjang.

Tak hanya itu, di tengah tanjakan terdapat belokan yang cukup tajam, sehingga kerap terjadi kecelakaan di jalur tersebut terutama bagi pengendara motor matic.

Teranyar, seorang warga Bondowoso tewas ditempat dalam kecelakaan tunggal motor matic di tikungan Sengkan Saleh ini.

Sedangkan satu korban lainnya harus dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka berat di bagian kepala.(ozi/lna)

@nusadaily.com Nadzira Shafa sempat hamil anak Ameer Azzikra #tiktoktaiment ♬ Filtered Light - Nik Ammar / Mike Reed