Senin, Oktober 18, 2021
BerandaNewsRegionalHarga Cabai di Kota Malang Semakin Pedas

Harga Cabai di Kota Malang Semakin Pedas

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – MALANG – Memasuki musim penghujan membuat harga sejumlah kebutuhan meningkat. Seperti komoditi bawang merah, bawang putih, cabai rawit hingga cabai merah besar.

Salah satu pedagang di Pasar Besar Malang, Agus Salam mengungkapkan, sejak dua hari lalu, sejumlah komoditi mengalami kenaikan harga yang cukup drastis, mencapai Rp 6 ribu.

“Kalau sejak dua hari kemarin, harga komoditi cabai rawit naik Rp 6 ribu. Kalau hari-hari sebelumnya, naiknya bertahap, Rp 2 ribu per hari,” terang dia.

Agus menguraikan, harga cabai merah besar dari yang semula Rp 34 ribu menjadi Rp 40 ribu per kilogram, cabai rawit merah dari Rp 30 ribu menjadi Rp 36 ribu per kilogram, bawang merah dari yang berkisar antara Rp 28 ribu sampai Rp 30 ribu menjadi Rp 35 ribu per kilogram.

“Kemudian, bawang putih berkisar antara Rp 20 ribu sampai Rp 22 ribu menjadi Rp 24 ribu per kilogram. Serta, harga cabai rawit hijau yang semula Rp 20 ribu menjadi Rp 24 ribu,” kata dia.

Agus mengungkapkan, kenaikan harga sejumlah komoditi tersebut dikarenakan jumlah pasokan mulai berkurang akibat kondisi cuaca.

BACA JUGA: Detik-detik Pickup Masuk Jurang di Lumajang

“Pengaruhnya cuaca, saat musim hujan begini, stoknya mulai berkurang. Jika hari biasanya memasok 30 kilogram cabe, belakangan ini hanya sekitar 75 persen saja,” papar dia.

Bahkan, akibat kondisi cuaca tersebut, Agus tidak mendapatkan pasokan cabai dari Malang, namun harus mendatangkan dari luar kota.

“Pasokan cabainya harus datangkan dari daerah Besuki, Probolinggo dan daerah timur. Akibat curah hujan, kondisi cabainya juga tidak segar, ada yang busuk,” imbuh dia.

Diprediksi sampai Tahun Baru

Agus memprediksi, kenaikan harga tersebut akan terjadi hingga momen libur Natal dan Tahun Baru.

“Pada umumnya, kenaikan harga terjadi hingga momen liburan panjang dan hari raya selesai. Umumnya, kalau momen hari raya, masyarakat banyak kebutuhan dan banyak harga naik,” kata Agus.

Meski demikian, lanjut Agus, hal tersebut tidak mengurangi mintam masyarakat untuk melakukan pembelian.

BACA JUGA: Warga Situbondo Demo Buntut Politisasi Bansos Tunai

“Justru sekarang banyak yang beli karena sudah banyak orang hajatan, peningkatan hingga 75 persen dibandingkan bulan lalu,” pungkas dia.

Sementara itu, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Malang, sepanjang bulan Oktober 2020, sejumlah komoditi menjadi faktor penyebab inflasi. Diantaranya, cabai merah 41,71 persen, bawang merah 9,68 persen, cabai rawit 11,53 persen.(nda/kal)

- Advertisement -spot_img

BERITA POPULAR

AnyFlip LightBox Embed Demo

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

berita khusus

Lakon Dewi Sri Boyong, Asa Bangkit dari Keterpurukan Dampak Pandemi

Pagelaran Wayang Kulit HUT ke-20 Kota Batu NUSADAILY.COM-KOTA BATU- Pementasan wayang kulit digelar Kota Batu dalam rangkaian peringatan hari jadi Kota Batu. Tepat di tanggal...