Senin, November 29, 2021

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsRegionalGemasnya Si Nanda, Bayi Orangutan Keluarga Baru Taman Safari Prigen

Gemasnya Si Nanda, Bayi Orangutan Keluarga Baru Taman Safari Prigen

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – PASURUAN – Taman Safari Prigen, Kabupaten Pasuruan memiliki keluarga baru. Bayi Orangutan (pongo pygmaeus) bernama Nanda baru saja lahir. Menjadi kado perayaan International Orangutan Day atau Hari Orangutan Sedunia yang jatuh pada 19 Agustus kemarin.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Kehadiran bayi Nanda yang lucu dan menggemaskan ini menjadi bukti keberhasilan breeding (pengembangbiakkan) di lembaga konservasi satwa langka. Beberapa waktu lalu, seekor Gajah Sumatera juga lahir di Taman Safari Prigen.

BACA JUGA: Gajah Sumatera Lahir di Taman Safari Prigen, Ada yang Mau Jadi Orangtua Asuh?

Dokter Hewan Taman Safari Prigen, drh Nanang Tedjo Laksono menjelaskan, Nanda lahir secara normal pada 11 Maret 2020 lalu. Ia lahir dari indukan Naning (40 tahun) dan pejantan Bima (27 tahun).

“Kondisi saat ini dalam keadaan sehat dan dirawat oleh induknya. Bayi orangutan terpantau menyusu dalam kurun waktu dua jam dan beraktivitas secara normal di exhibit-nya,” kata drh Nanang Tedjo Laksono.

Kelahiran Nanda merupakan kelahiran ketiga dari indukan Naning. Dengan adanya Nanda yang berjenis kelamin betina ini, maka jumlah orangutan di Taman Safari Prigen saat ini bertambah menjadi 22 ekor.

“Perawatan lainnya juga diberikan kepada induk Naning pasca melahirkan bayinya. Perawatan tersebut dengan memberikan pakan terbaik serta diberikan suplemen penambah volume ASI yaitu moloco,” ujar drh Nanang Tedjo Laksono.

BACA JUGA: Aih Lucunya…Singa Putih Gisel Lahir di Taman Safari Prigen

Selain perawatan terhadap Nanda, Taman Safari Prigen juga melakukan evaluasi kesehatan terhadap semua satwa setiap bulan. Semua dilakukan demi kelangsungan dan keberlanjutan hidup bagi satwa-satwa tersebut. Orangutan yang sudah termasuk ke dalam zona merah, satwa yang terancam punah. Bahkan, secara global populasi orangutan mengalami penurunan secara signifikan.

“Kelahiran orangutan ini diharapkan bisa menjadi biodiversitas (keseluruhan gen, spesies dan ekosistem di suatu kawasan) Indonesia,” jelas drh Nanang. (oni/lna)

- Advertisement -spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA POPULAR