Minggu, Oktober 24, 2021
BerandaNewsRegionalGelar Rapid Antigen, Pedagang Pasar Semampir Probolinggo Banyak yang Memilih Tutup

Gelar Rapid Antigen, Pedagang Pasar Semampir Probolinggo Banyak yang Memilih Tutup

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COMPROBOLINGGO, Pemkab Probolinggo terus mengurangi penyebaran COVID-19 dengan melakukan rapid antigen. Kali ini, dengan sasaran ratusan pedagang di Pasar Semampir, Kecamatan Kraksaan, Selasa, 5 November 2020.

Ratusan pedagang pasar tersebut, tidak menduga jika dilakukan rapid antigen. Hanya saja, beberapa pedagang ada yang lebih dahulu tahu. Sebab beberapa bedag tampak kosong dan tidak berjualan pada hari itu.

Menurut Koordinator Pasar Semampir Kraksaan, Joeli Santoso, pihaknya tak menduga banyak pedagang bakal meliburkan diri secara bersamaan. Beberapa pedagang punya alasan bermacam-macam.
 
“Banyak pedagang yang meliburkan jualannya hari ini, entah kenapa. Ada yang alasan sakit, bepergian dan yang lainnya. Untungnya ada beberapa pedagang sadar dan mau di rapid antigen,”ucap Joeli.
 
Lanjut Joeli, hal itu disebabkan adanya informasi rapid antigen yang menyebar di media sosial. Karena pedagang banyak yang absen, membuat petugas medis terpaksa mengalihkan rapid antigen ke sejumlah pengguna jalan sekitar.

Diketahui, pedagang Pasar Semampir berjumlah dengan kisaran 500 unit bedagang. Sedangkan bedak yang tutup, berada di kisaran 60% bersamaan dengan pelaksanaan rapid tes antigen.

Sementara itu, Juru Bicara Ketua Pelaksana Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo dr. Dewi Vironica mengatakan, pelaksanaan rapid antigen massal dilakukan selama 3 hari di Pasar Semampir. Terkait banyaknya pedagang yang tidak berjualan, tetap akan dilakukan karena rapid berlangsung 3 hari.

“Rapid antigen kan 3 hari sampai tanggal 7 Januari. Jadi beberapa pedagang yang hari ini tidak, bisa besoknya dilakukan pemeriksaan,”ucap Dewi.

Pihaknya menjelaskan, ada 113 pedagang dan pengunjung yang dilakukan rapid antigen. Dari jumlah tersebut, 1 orang reaktif dan 112 orang reaktif.

Bagi yang hasil rapid antigennya reaktif, maka yang bersangkutan langsung dilakukan swab untuk pemeriksaan Polymerase Chain Reaction atau PCR. (ras/aka)

- Advertisement -spot_img
Nusa Magz Edisi 46

BERITA POPULAR

- Advertisement -spot_img

BERITA KHUSUS

@nusadaily.com

Akhir-akhir ini Kota Malang panas banget nih, ngadem dulu yuk🍦🍦 ##tiktoktaiment

♬ Happy Ukulele - VensAdamsAudio

LIFESTYLE

NAIF Yth:

“Yth: NAIF”, Penghormatan terhadap Grup Band NAIF

0
NUSADAILY.COM - JAKARTA - Diskoria, Ardhito Pramono dan Isyana Sarasvati persembahkan lagu "Yth: NAIF" bagai bentuk penghormatan terhadap grup band NAIF yang menyatakan diri...