Minggu, September 25, 2022
BerandaNewsRegionalGarapan Aspal Jalan Ngelupas di Umbulsari, PT Tanjong Harapan Janji Perbaiki

Garapan Aspal Jalan Ngelupas di Umbulsari, PT Tanjong Harapan Janji Perbaiki

Budi menambahkan, melalui Komisi C akan menindaklanjuti masalah ini dengan menjadwal rapat dengar pendapat. Para pihak terkait supaya diundang secara lengkap tanpa terkecuali.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

“Nanti, PU Bina Marga, rekanan, dan konsultan harus menjelaskan apa adanya. Jangan berusaha menutupi kenyataan. Apakah mereka menjalankan kontrak secara jujur atau tidak? Harus dibuka,” tegas Budi.

Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas PU Bina Marga Jember Yoyok Subagiono menyatakan, setiap rekanan wajib memperbaiki kerusakan jalan dalam masa kontrak hingga waktu jatuh tempo untuk perawatan.

Dia menyebut, ada belasan rekanan yang terlibat dalam 30 paket proyek peningkatan jalan dari skema anggaran tahun jamak 2021-2022 senilai Rp664 miliar. PT Tanjong Harapan salah satunya. Namun, sejauh ini belum ada satu pun proyek yang tuntas untuk layak diserah- terimakan.

BACA JUGA: Ada Apa dengan Kualitas Aspal Proyek Multiyears Pemkab Jember: Baru Seminggu Dihampar, Yaahh..  Mengelupas

Dinas PU Bina Marga masih perlu memeriksa serta mengkalkulasi antara hasil pekerjaan dengan estimasi anggaran yang harus dibayarkan ke rekanan. Penyedia jasa terancam pengurangan pembayaran, apabila terbukti hasil pekerjaan menyimpang dari kontrak.

“Ketika dilakukan pemeriksaan tidak sesuai kontrak dan kurang sesuai spesifikasi, kita akan minta dibongkar. Kalau tidak, dana pekerjaan tidak bisa cair,” ucap Yoyok.

Yoyok menambahkan, kerusakan jalan pada proyek yang baru dikerjakan juga terjadi di sejumlah wilayah lain. Misalkan, ruas jalan di Desa Lojejer, Kecamatan Ambulu yang dikerjakan oleh PT Faris Rachman senilai Rp12,5 miliar.

Disana, terlihat beberapa titik lubang pada badan jalan karena aspalnya mengelupas. PT Faris Rachman diminta secepat mungkin memperbaiki.

“Kita akan minta rekanan untuk diperbaiki dulu. Kalau tidak, mereka tidak akan kami dibayar,” pungkas Yoyok. (sut)

BERITA KHUSUS

Unipma Lakukan Pengabdian Pengembangan Ekonomi Kreatif Berbasis Digitalisasi Pasar Desa Klumutan Saradan Madiun

NUSADAILY.COM – MADIUN - Kemiskinan merupakan salah satu permasalahan yang saat ini dihadapi oleh sebagian besar masyarakat kita, khususnya masyarakat yang tinggal di pedesaan....

BERITA TERBARU

Waduh! Rusia Lancarkan Serangan Baru ke Ukraina saat Referendum Digelar

NUSADAILY.COM – MOSKOW - Pasukan Rusia dikabarkan melancarkan serangan baru di kota-kota Ukraina, Sabtu (24/9), saat pemungutan suara referendum berlanjut. Pemilihan suara dengan mekanisme referendum sedang...