Senin, Januari 24, 2022

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsRegionalFaida Belum Beranjak dari Rumah Dinas Bupati Jember Sampai Hari Terakhir

Faida Belum Beranjak dari Rumah Dinas Bupati Jember Sampai Hari Terakhir

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

NUSADAILY.COM – JEMBER – Selasa, 16 Pebruari 2021 menjadi hari paling ujung bagi Faida untuk menjabat sebagai Bupati Jember, posisi yang sudah diembannya selama lima tahun silam. Tampuk kekuasan politisi perempuan itu akan berganti kepada Hendy Siswanto mulai Rabu, 17 Pebruari 2021.

Namun, tiada tanda-tanda Faida akan meninggalkan Pendopo Wahya Wibawa Graha. Sebab, ia masih menggelar acara di gedung yang juga menjadi rumah dinas bupati tersebut berupa penyerahan sertifikat penghargaan kepada beberapa Mall dan Gereja yang dinilai berhasil adaptasi kenormalan baru.

“Ini adalah hari terakhir saya. Saya juga meminta kepada pengelola mall dan juga teman-teman gereja, untuk menjaga lingkungannya agar tetap mematuhi protokol kesehatan,” ucap Faida saat berpidato di hadapan banyak orang.

Setelah acara, dia memilih menghindar dari wartawan yang ingin mewawancarainya. Lantaran Faida enggan berkata-kata ke media, maka keterangan beralih diutarakan oleh Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jember, Gatot Triyono.

“Benar, hari ini adalah hari terakhir beliau bertugas. Penyerahan sertifikat tadi adalah agenda terakhir beliau. Untuk malamnya, tidak ada agenda apa-apa, berdasarkan informasi terakhir yang saya terima,” ujarnya.

Meski demikian, Faida belum akan boyongan – keluar dari rumah dinasnya. Selain itu juga tanpa ucapan ataupun acara perpisahan dengan PNS di lingkungan Pemkab Jember.

“Sejauh ini belum ada perpisahan. Juga tidak ada pesan terakhir yang disampaikan beliau kepada jajaran pegawai Pemkab. Untuk pindah dari rumah dinas, mungkin besok, akan ada serah terima kepada Plh (Pelaksana Harian) Bupati Jember,” jelas Gatot.

Plh Bupati yang hanya bertugas sepekan telah terisi atas nama Hadi Sulistiyo, Kepala Disperta Jawa Timur. Hal itu berdasarkan keputusan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa yang khusus untuk Jember mengambil pejabat dari Pemprov gara-gara terdapat dualisme sekretaris daerah (Sekda).

Ada kubu Sekda Mirfano dengan kubu Plh Sekda Ahmad Imam Fauzi. Mirfano pernah memimpin mosi tidak percaya yang menyulut Faida memecatnya dengan menunjuk Fauzi sebagai pengganti. Berbagai aturan mengenai Sekda membuat pemecatan Mirfano tidak disetujui Gubernur. Demikian halnya penunjukkan Fauzi juga tidak diamini.

Ditanya Dualisme Sekda, Dijawab Hahaha

Saat ditanyakan mengenai dua versi Sekda itu, Gatot malah tertawa. “Hahaha,” seloroh pria yang selama ini kerap menjadi juru bicara Faida.

Langkah Faida kontras dengan yang dilakukan oleh pasangannya, Wakil Bupati Jember, KH Abdul Muqit Arief. Muqit diketahui telah lebih dulu meninggalkan rumah dinasnya jauh-jauh hari, yakni pada Jumat, 12 Pebruari 2021 lalu.

Meski pergi dari rumah dinas, Muqit masih tetap menjalani rutinitas tugas sampai hari terakhir. “Hari Selasa ini, Pak Wabup mengisi kegiatan antara lain tadi berpamitan dengan Dharma Wanita,” beber Gatot.

Seperti diberitakan sebelumnya, Muqit mendahului tidak menempati rumah dinas bertujuan untuk memberi kesempatan waktu agar ada persiapan serah terima dan bersih-bersih sebelum ditempati KH Muhammad Balya Firjaun Barlaman.

“Jangan sampai ada barang inventaris milik negara yang terbawa kedalam barang yang saya bawa ke rumah pribadi,” pesan Muqit sembari pulang ke kampung halamannya di Pondok Pesantren Al Falah, Desa Karangharjo, Kecamatan Silo.

Sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat turut mengantar kepulangan Muqit. Diantaranya adalah Rektor IAIN Jember, Babun Suharto; Ketua Ikatan Alumni An-Nuqoyah (IAA) Jember, Muhammad Muslim serta beberapa keluarga maupun kerabat dekat Muqit. (sut/aka)

- Advertisement -spot_img
@nusadaily.com Nadzira Shafa sempat hamil anak Ameer Azzikra #tiktoktaiment ♬ Filtered Light - Nik Ammar / Mike Reed