Jumat, Mei 27, 2022
BerandaNewsRegionalDukungan ke Wali Kota Malang soal SE Larangan Jual Beli Daging Hewan...

Dukungan ke Wali Kota Malang soal SE Larangan Jual Beli Daging Hewan Peliharaan Terus Mengalir

NUSADAILY.COM – MALANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang resmi melarang jual beli daging anjing. Hal itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) Wali Kota Malang Nomor 5 Tahun 2022 tentang Pengendalian Peredaran dan Perdagangan Daging Anjing.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

SE diterbitkan merujuk pada SE Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Nomor 9874/SE/pk.4200F/09/2018 tentang peningkatan pengawasan terhadap peredaran/perdagangan daging anjing, bahwa daging anjing tidak termasuk dalam definisi pangan.

Baca Juga: Begini Ketentuan Penyembelihan Hewan Kurban Sesuai SE Wali Kota Malang

Surat Edaran dikeluarkan, Senin (17/1/2022), ditanda tangani oleh Wali Kota Malang, Sutiaji.

Walikota meminta agar masyarakat yang selama ini menyediakan daging anjing berpedoman pada SE tersebut.

Melalui aturan itu, Pemkot Malang melarang masyarakat melakukan kegiatan menjual ataupun melakukan pemotongan daging hewan non-pangan untuk tujuan konsumsi.

Baca Juga: Wali Kota Malang Beri Dukungan Program Gerakan Nasional 1000 Startup Digital

Hal ini dalam rangka menjamin keamanan pangan dan pencegahan penyakit infeksi yang secara alami ditularkan hewan ke manusia atau sebaliknya (Zoonosis).

“Ini dalam rangka menjamin keamanan pangan dan pencegahan penyakit infeksi yang secara alami ditularkan dari hewan ke manusia atau sebaliknya (zoonosis),” bunyi dalam aturan tersebut.

Baca Juga: Begini Ketentuan Penyembelihan Hewan Kurban Sesuai SE Wali Kota Malang

Terkait hal tersebut, dukungan agar Walikota Sutiaji, tidak terpengaruh oleh tekanan siapapun, banyak pihak memberikan dukungan.

Pertama, dukungan datang dari beberapa artis nasional, tokoh muda NU, Tokoh Muhammadiyah, KAHMI Malang Raya, serta dari seluruh pecinta binatang Kota Malang. Intinya mereka mendukung penuh langkah Walikota Malang Sutiaji, menerbitkan SE tersebut.

Baca Juga: Wali Kota Malang Kunjungi Warga yang Lakukan Isolasi Mandiri

Cristian Joshua Pale, Ketua Animals Hope Selter (AHS) Indonesia, mengaku sangat mengapresiasi langkah Walikota Malang. Joshua berharap, langkah Sutiaji diikuti oleh Pemerintah Daerah lain di seluruh Indonesia.

Karena menurut Joshua, setiap hewan peliharaan semisal anjing, kucing dan primata lain yang dilindungi. Sudah jelas akan memiliki dampak negatif jika dikonsumsi oleh manusia.

“Terbitnya UU dan SE dari Kementerian Pertanian dan dirujuk oleh Wali Kota Malang, tentunya sudah melalui kajian yang matang. Sehingga tak perlu diperdebatkan lagi”, katanya.

Hari ini Jumat (21/1) siang Walikota menerima kunjungan dari komunitas Dog Lovers Malang, Cat Lovers Malang, Pecinta Reptile Malang.

Serta mendapat plakat berupa ucapan terima kasih secara resmi dari AHS dan kelompok SAR Dog Jatim dibawah komando Toto.

Didampingi oleh Ketua Garda Pemuda Partai NasDem, yang juga Anggota DPRD Kota Malang dari Komisi A, Gagah Soeryo Pamoekti. (nda)

BERITA KHUSUS

BERITA TERBARU

Asyik Main Air Banjir, Bocah di Gresik Digigit Ular

NUSADAILY.COM – GRESIK  -  Ini peringatan bagi para orang tua agar menjaga anaknya saat bermain air. Karena ada kejadian saat sedang asyik bermain air...
@nusadaily.com Ning Ita Dampingi Anak Penderita Thalasemia jalani Transfusi Darah #tiktokberita ♬ original sound - Nusa Daily