Kamis, Agustus 18, 2022
BerandaNewsRegionalDugaan Pidana Tak Terbukti, Polisi Beri SP3 Kasus Temuan Uang Rp3,7 M...

Dugaan Pidana Tak Terbukti, Polisi Beri SP3 Kasus Temuan Uang Rp3,7 M di Exit Tol Mojokerto

NUSADAILY.COM – MOJOKERTO – Melalui SP3 (Surat Perintah Penghentian Penyidikan), kasus temuan uang baru senilai Rp3,73 miliar yang berada di dalam mobil Grandmax dan Pajero bulan April lalu resmi dihentikan.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Dengan diterbitkannya SP3 sejak awal Juli 2022, bersamaan dengan diserahkannya uang pecahan baru nominal Rp 1.000, Rp 2.000, Rp 5.000, Rp 10.000, dan Rp 20.000 dan barang bukti berupa mobil kepada sang pemilik JE (29) warga Kabupaten Sidoarjo.

Kasat reskrim AKP Rizki Santoso saat dikonfirmasi menyebut, alasan kepolisian menghentikan perkara yang sempat ramai ini, lantaran tiga dugaan tindak pidana tersebut tak terbukti.

BACA JUGA: Temuan Miliaran Uang Baru di Exit Tol Mojokerto, Polisi Periksa 11 Saksi, Termasuk Pegawai Bank

Dimana uang pecahan baru tersebut merupakan uang asli, dan bukan objek perdagangan sehingga tidak bisa diperkarakan menggunakan UU perdagangan. Ditambah pihak bank uang berasal bisa menunjukkan bukti transaksi Perbankannya.

“Terkait perkara uang sudah kami hentikan penanganannya. Sehingga dugaan pidana yang kami telusuri tidak terbukti,” ujarnya, Jumat (5/8/2022).

Polisi bahkan memeriksa enam orang saksi dan termasuk pemilik mobil Granmax sekaligus uang dengan nilai fantastis itu JE (29) warga Kabupaten Sidoarjo. Serta keempat rekannya, dan juga pemilik mobil pajero yang merupakan pemesan uang.

Tak hanya itu, sebelumnya Polresta Mojokerto berhasil mengamankan uang baru senilai Rp 3,8 miliar, di dalam mobil Grandmax dan Pajero saat personel Samapta Polres Mojokerto Kota melakukan patroli di Gerbang Tol Gedeg, Kabupaten Mojokerto.]

BACA JUGA: Perjalanan Panjang Perjuangan Legalisasi Ganja Medis di Indonesia

Uang baru pecahan nominal Rp1.000, Rp2.000, Rp5.000, Rp10.000, dan Rp20.000 dengan nilai total cukup fantastis itu ditemukan dari dua mobil saat beberapa orang berhenti di pintu TOL dan menurunkan barang yang dibungkus plastik.

Tumpukan uang asli itu rencananya akan diedarkan di Jawa Timur dan sudah beredar sebanyak Rp 1,2 miliar di Jombang dan Nganjuk. Total uang mencapai Rp 5 miliar.(din/lna)

BERITA KHUSUS

BERITA TERBARU

Kejagung Bakal Periksa Tersangka Korupsi Surya Darmadi Hari Ini

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) akan kembali memeriksa tersangka kasus dugaan korupsi penyerobotan lahan sawit di Riau yang merugikan negara hingga Rp78 triliun, Surya...