Senin, September 20, 2021
BerandaNewsRegionalDPRD Surabaya Minta Jaringan Utilitas Tetap Perhatikan Estetika Kota

DPRD Surabaya Minta Jaringan Utilitas Tetap Perhatikan Estetika Kota

NUSADAILY.COM – SURABAYA – Komisi A DPRD Kota Surabaya meminta pembangunan jaringan utilitas, seperti kabel listrik, telepon, telekomunikasi, penerangan jalan, dan lainnya di kota itu tetap memperhatikan estetika kota.

Sekretaris Komisi A Bidang Pemerintahan DPRD Surabaya Budi Leksono di Surabaya, Kamis, berharap pemkot setempat, provider dan pihak-pihak terkait bisa menyesuaikan pembangunan jaringan utilitas dengan keindahan atau estetika kota.

BACA JUGA : Golkar Surabaya: Pemekaran Dapil Tak Mesti Penambahan Kursi DPRD – Nusadaily.com

“Kami berharap ke depan tidak ada lagi kabel-kabel yang menggelantung di sepanjang jalan, apalagi mendompleng di tiang PJU (penerangan jalan umum). Seperti di luar negeri itu sudah bersih, tidak ada kabel di sepanjang jalan,” kata Budi Leksono.

Budi Leksono mengatakan sesuai pasal 21 ayat 1 Perda Nomor 5 Tahun 2017. Tentang Penyelenggaraan Jaringan Utilitas disebutkan bahwa pembangunan jaringan utilitas dilaksanakan di dalam tanah.

Selanjutnya, pada ayat 2 disebutkan bahwa pelaksanaan pembangunan jaringan utilitas di dalam tanah wajib ditempatkan pada sarana jaringan utilitas terpadu.

BACA JUGA : “Swab Hunter” Serentak Digelar di 31 Kecamatan Surabaya – Imperiumdaily.com

Untuk itu, kata dia, Komisi A meminta kepada Pemkot Surabaya untuk menertibkan jaringan utilitas bawah tanah milik provider yang tidak berizin alias liar dan juga sejumlah provider yang menunggak sewa.

“Saat ini ada temuan beberapa provider yang menggali tanah ternyata tidak memiliki izin. Kami berharap agar pemkot menertibkan para provider nakal ini,” ujarnya.

Menurut dia, tindakan tegas yang dilakukan oleh pemerintah kota adalah untuk memberikan efek jera pada pengusaha provider tersebut. “Dengan demikian, potensi PAD (pendapatan asli daerah) Surabaya bisa meningkat,” ujarnya.

BACA JUGA : Pemekaran Dapil di Surabaya Terancam Tak Terlaksana – Noktahmerah.com

Menilai Tingginya Tarif Sewa

Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi Indonesia (Apjatel) sebelumnya dalam keterangan tertulis menilai tingginya tarif sewa jaringan telekomunikasi yang melintas di seluruh wilayah kota pada saat pandemi COVID-19 ini memberatkan, sehingga dikhawatirkan berdampak tingginya tarif internet.

Oleh karena itu, Apjatel berharap Pemkot Surabaya mengedepankan peran sebagai pembina industri di daerah dan mempertimbangkan peran penting strategis dan kontribusi penyelenggaraan telekomunikasi digital dalam setiap sendi kehidupan masyarakat dan negara.

Tarif sewa utilitas di Jalan Raya Darmo Surabaya sesuai harga pasar tanah mencapai Rp30 juta per meter. Dengan asumsi satu jaringan utilitas dimanfaatkan oleh 25 operator.

Dengan demikian, Pemkot Surabaya akan mengenakan sewa sebesar Rp13.333/m per tahun kepada seluruh operator telekomunikasi. Dan seluruh pihak yang memiliki jaringan utilitas yang melintasi jalan Raya Darmo.

Pemkot Surabaya, rencananya juga mengenakan sewa di seluruh ruas jalan dengan skema komersial kepada seluruh operator dan pemilik jaringan utilitas menggunakan acuan harga komersial.(lal)

RELATED ARTICLES
- Advertisement -spot_img

popular minggu ini

AnyFlip LightBox Embed Demo

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

berita khusus

Pemkot Malang Alokasikan Dana Cukai Hasil Tembakau untuk Jaminan Kesehatan

NUSADAILY.COM - MALANG - Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Kesehatan memanfaatkan Dana Bagi Hasil (DBH) Cukai Hasil Tembakau (CHT) untuk program pemenuhan dan penyediaan...