Kamis, Desember 2, 2021

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsRegionalDorong Perekonomian Desa, Raperda Desa Wisata Dimatangkan

Dorong Perekonomian Desa, Raperda Desa Wisata Dimatangkan

- Advertisment -spot_img

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

NUSADAILY.COM -KOTA BATU- Raperda desa wisata yang diinisiasi DPRD Kota Batu terus diperkaya dari segi subtansi. Serta diharapkan bisa memuat materi secara holistik agar memperkuat kelembagaan desa wisata.

Dalam raperda yang memiliki 21 bab dan 51 pasal ini sebagai instrumen pengembangan kepariwisataan daerah berbasis desa wisata berdasarkan potensi dalam bidang seni, budaya, kondisi jalan desa, ekonomi kreatif serta untuk menggerakkan perekonomian desa. Sehingga visi Wali Kota Batu yakni ‘Desa Berdaya Kota Berjaya’ sebagaimana dituangkan dalam RPJMD 2017-2022 bisa tercapai.

Desa wisata, merupakan bagian dari integrasi pembangunan daerah yang dilakukan secara sistematis, terencana, terpadu, berkelanjutan dan bertanggung jawab. Dengan tetap menjaga nilai-nilai budaya dan kondisi alam yang berwawasan.

Ketua Pansus Raperda Desa Wisata, Sujone Djonet mengatakan, pihaknya telah meminta masukan dari seluruh pelaku wisata, pokdarwis dan pemerintah desa untuk mematangkan penyusunan raperda. Hingga akhirnya bisa diimplementasikan.

“Intinya dengan adanya Raperda Desa Wisata kami ingin semua pihak bisa terlibat dalam pengembangan desa wisata. Baik lembaga, badan dan perorangan,” ujar Djonet.

Desa Wisata Jadi Pengungkit Ekonomi

Ketua Fraksi Nasdem Kota Batu itu menjelaskan pula geliat desa wisata menjadi pengungkit perekonomian. Untuk itu, perda ini memotivasi desa agar mengoptimalkan segala potensi yang ada. Gagasan regulasi ini juga disambut baik oleh Dinas Pariwisata Kota Batu dan DP3AP2KB.

“Terpenting, harus ada aturan turunan berupa perwali. Agar ada petunjuk teknis yang lebih konkrit dalam implementasi perda desa wisata nantinya,” papar Djonet.

Sementara itu Tenaga Ahli Wali Kota Batu, Ahmad Faidlal Rahman mengatakan, jika telah disahkan dan diundangkan, regulasi ini akan menguatkan program Walikota Batu. Sekaligus dalam rangka mewujudkan visi Walikota Batu yaitu Desa Berdaya Kota Berjaya.

“Hadirnya Perda ini, akan mempercepat pembangunan dan pengembangan desa wisata di Kota Batu. Karena hingga saat ini, belum ada payung hukumnya,” jelasnya.

Nantinya, Perda ini akan menjadi pedoman dalam upaya pengembangan dan pembangunan desa wisata. Tak hanya berhenti di Perda. Namun Pemkot Batu terutama Dinas Pariwisata selaku OPD teknis, akan mengawal sampai ke level Perwali.

“Hal itu diperlukan. Karena banyak hal teknis yang harus diperjelas dalam raperda ini. Misalnya terkait kelembagaan, terkait penetapan desa wisata, kemudian juga terkait siapa yang akan mengelola desa wisata ini,” terang dia.(wok/aka)

- Advertisement -spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA POPULAR