Sabtu, November 27, 2021

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsRegionalDiretas, Tulisan Jorok dan Kritik Tampil di Situs KPU Jember

Diretas, Tulisan Jorok dan Kritik Tampil di Situs KPU Jember

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – JEMBER – Situs resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jember terkena serangan siber, sehingga sempat menampilkan tulisan tidak senonoh. Peretasan tersebut diduga dilakukan oleh gerakan hacker yang menolak pengesahan Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Saat diretas, situs tidak berfungsi sama sekali dan hanya menampilkan poster penolakan terhadap Omnibus Law yang disertai kalimat kotor.

Tampak latar belakang gambar berwarna hitam-putih dan terdapat sejumlah kalimat kotor yang bertujuan sebagai kecaman terhadap parlemen.

BACA JUGA: Tolak UU Ciptaker, Perwakilan Buruh Kota Batu Sampaikan Penolakan ke DPRD

‘DPR K****L’, demikian kalimat yang terlihat seperti tertulis di dinding berikut empat pemuda sedang rebahan.

Kalimat lain yang tertera di layar juga memuat kritikan ‘DARI RAKYAT UNTUK RAKYAT. TAPI ENTAH UNTUK RAKYAT YG MANA? DULU NGEMIS SUARA RAKYAT, SEKARANG RAKYAT DIABAIKAN’.

Tatkala link website KPU Jember di klick, link tersebut menunjukkan kalimat ‘DPR Goblok’. Tertera di dalamnya ‘hacked by King./Soapres_h7’.

Anggota KPU Jember Divisi Sosialisasi dan Partisipasi Masyarakat, Andi Wasis mengatakan, gangguan pada situs terjadi sejak sore hari pada Selasa, 6 Oktober 2020.

“Kita perbaiki secepatnya. Jika susah diperbaiki, akan kita koordinasikan dengan KPU Provinsi dan KPU RI,” urainya, Rabu 7 Oktober 2020.

Ia segera meminta staf KPU Jember untuk memperbaiki situs supaya kembali pulih.

“Saya lihat, situs sudah normal. Tapi entah kok sekarang di hack lagi,” tutur Andi.

Data KPU Aman

Walau mengalami gangguan, Andi yakin data-data milik KPU Jember dalam kondisi aman.

“Karena servernya terpusat di KPU RI. Setiap data yang kita unggah, juga ada salinannya di KPU RI dan KPU Provinsi,” papar mantan aktivis mahasiswa di Universitas Jember (Unej) ini.

Serangan hacker telah dilaporkan ke Kepolisian Resor Jember. Ketua KPU Jember Muhammad Syai’in membuat pengaduan ke sentra pelayanan kepolisian.

Pelaporan tersebut bertujuan agar pelakunya terungkap dan tidak sampai mengganggu kinerja penyelenggara Pemilu.

Pasalnya, KPU Jember tengah disibukkan dengan perhelatan Pilkada Serentak pada 9 Desember 2020 mendatang. Tahapan Pilkada Jember saat ini sudah masuk kampanye pasangan calon.

KBO Satreskrim Polres Jember, IPTU Solekhan Arif menyatakan laporan dari KPU Jember sudah diterima.

“Ya, benar dilaporkan oleh Ketua KPU sekitar pukul 01.00 WIB pagi dini hari,” terangnya. (sut)

- Advertisement -spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA POPULAR