Rabu, Agustus 10, 2022
BerandaNewsRegionalDinkes Kota Batu Tambah Shelter Antisipasi Lonjakan Kasus Covid

Dinkes Kota Batu Tambah Shelter Antisipasi Lonjakan Kasus Covid

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

NUSADAILY.COM-KOTA BATU– Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) belum memberi efek berarti terhadap pengendalian kasus Covid-19. Justru pasien Covid-19 di Kota Batu terus bertambah.

Sebelumnya, Kota Batu memasuki zona kuning, meski hanya bertahan selama sepekan. Selepas itu, Kota Batu kembali terperangkap ke zona oranye.

Sementara itu, meski telah melaksanakan PPKM selama kurang lebih tiga pekan. Namun tingkat persebaran Covid-19 di Kota Batu masih bisa dikatakan tinggi. Karena untuk rata-rata angka persebaran di setiap harinya. Mencapai lima orang pasien positif Covid-19, bahkan bisa lebih.

Oleh sebab itu, untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan. Misalnya seperti, membeludaknya pasien Covid-19 dengan gejala sedang. Dinas Kesehatan Kota Batu telah mengajukan tambahan shelter sebagai tempat isolasi pasien Covid-19.

Antisipasi Jika Ada Penambahan

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batu, drg. Kartika Trisulandari mengatakan, sebenarnya bukan melakukan penambahan. Namun, lebih tepatnya sebagai antisipasi. Untuk memback up apabila terjadi hal-hal yang tak diinginkan.

“Walaupun sebenarnya satu shelter saja sudah dirasa cukup. Tapi kami wajib selalu membuat back up,” ujar Kartika.

Keberadaan shelter ini sebagai kesiapsiagaan lebih awal jika terjadi lonjakan kasus. Meski begitu, hal itu bukan yang diharapkan. Seperti yang dijelaskan Kartika, jika tambahan shelter itu rencananya akan berada di YPPII Kota Batu dan El Hotel Kartika Wijaya. “Untuk El Hotel telah diinfokan ke pusat. Dan sudah mendapatkan izin. Sehingga tinggal menunggu persetujuan satgas. Disetujui atau tidaknya menjadi shelter,” jelas Kartika.

Lebih lanjut, jika nantinya pengajuan itu benar-benar telah disetujui. Maka tinggal menunggu SK penunjukkan shelter. Sementara itu, mengenai akomodasi, nantinya setiap pasien yang masuk akan dianggarkan Rp 300 ribu per hari. Diwujudkan dengan berbentuk fasilitas tiga kali makan dan dua kali snack.

Untuk diketahui, saat ini Kota Batu telah memiliki satu shelter untuk tempat isolasi pasien Covid-19 di Kota Batu. Yakni di Hotel Mutiara Baru. “Untuk saat ini, di shelter hotel Mutiara Baru terdapat 18 penghuni yang melakukan isolasi. Dari total kamar yang tersedia sebanyak 90 kamar,” tandasnya.(wok/aka)

BERITA KHUSUS

Dok! Seluruh Fraksi di DPRD Ponorogo Setujui Perubahan SOTK Satpol PP dan RSUD

NUSADAILY.COM - PONOROGO - Usulan Raperda Perubahan kedua atas Perda No.6 Tahun 2016 tentang pembentukan dan susunan perangkat daerah untuk OPD Satpol PP yang...

BERITA TERBARU

Korban Tewas Banjir Seoul Bertambah Jadi 16 Orang

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Sebanyak 16 orang telah dikonfirmasi tewas dan hilang akibat banjir yang melanda Seoul, termasuk wilayah di pusat dan timur Korea Selatan beberapa...