Rabu, Juni 29, 2022
BerandaNewsMetropolitanDetik-Detik DPO Kasus Korupsi Pupuk Aceh 8 Tahun Ditangkap di Temboro Magetan

Detik-Detik DPO Kasus Korupsi Pupuk Aceh 8 Tahun Ditangkap di Temboro Magetan

NUSADAILY.COM – MAGETAN – Tim Gabungan dari Kejaksaan Agung (Kejagung), Tim Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur, Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan dan Kejari Kota Madiun berhasil menangkap Muridun Bintang (47).

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Seorang buron selama 8 tahun dengan kasus korupsi pupuk dan ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejati Aceh.

Baca Juga: Polisi Libatkan Ahli dalam Kasus 2 Pegawai Pupuk di Malang Tewas Tercebur Kolam Produksi

Sebelum tertangkap, tersangka yang mengetahui kedatangan petugas kemudian kabur. Tim yang sebelumnya kehilangan jejak akhirnya berhasil menangkap tersangka di sebuah rumah di Kelurahan Temboro, Kecamatan Keras, Kabupaten Magetan.

Tim gabungan membutuhkan waktu kurang lebih lima bulan untuk menangkap buron ini. Kasi Penkum Kejati Jatim Fathur Rohman, mengatakan tersangka Muridun Bintang merupakan Direktur CV Bintang Marga Utama.

Baca Juga: Kejati Sumut Titipkan Tersangka Kasus Korupsi Pupuk di Polda

Dia dinyatakan bersalah secara sah usai melakukan tindak pidana korupsi dalam perkara mark up harga Pengadaan 60 ton Pupuk NPK di Kantor Dinas Pertanian Penyuluhan dan Ketahanan Pangan Kota Subulussalam, Aceh pada tahun 2009 lalu.

Kasus tersebut menyebabkan kerugikan negara sebesar Rp792.400.000.

“Terpidana sempat lari dengan menyelinap di gang-gang perkampungan. Setelah kurang lebih selama 1,5 jam akhirnya petugas berhasil menangkap terpidana,” katanya kepada nusadaily.com. (27/05/2022).

Baca Juga: Erick Thohir Akan Arahkan Pupuk Kalimantan Timur ke Market Non-Subsidi

Fatur melanjutkan, saat ini petugas sudah membawa terpidana ke Kejati untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan dan menjalani proses hukum eksekusi berdasarkan Putusan Mahkamah Agung RI Nomor: 2245K/PID.SUS/2013 tanggal 30 April 2014 terhadap Maridun Bintang.

“Menjatuhkan pidana penjara terhadap terdakwa selama empat tahun serta denda sebesar Rp200.000.000,” pungkasnya. (nto/ark)

BERITA KHUSUS

Kabar Gembira! Internet Gratis Masuk RW, Wali Kota Pasuruan: Ada 68 Titik

NUSADAILY.COM – KOTA PASURUAN – Warga Kota Pasuruan kini semakin dimanjakan dengan layanan internet gratis. Tidak hanya sebatas pada ruang publik, seperti taman-taman kota,...

BERITA TERBARU

Catat! 4 SPBU Ini Bisa Bantu Daftar MyPertamina untuk Beli Pertalite & Solar

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Sebanyak empat SPBU di Sumatera Barat menjadi lokasi pendaftaran pembelian BBM Pertalite dan Solar bagi masyarakat yang belum bisa mendaftar...