Rabu, Agustus 10, 2022
BerandaNewsRegionalBuntut Teror Pembakaran Rumah-rumah Warga Jember, Tiga Orang Ditangkap

Buntut Teror Pembakaran Rumah-rumah Warga Jember, Tiga Orang Ditangkap

NUSADAILY.COM – JEMBER – Jumat, 5 Agustus 2022, aparat Kepolisian Resor Jember meringkus 3 orang yang terkait dengan insiden teror pembakaran sejumlah rumah warga Desa Mulyorejo, Kecamatan Silo.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Kasat Reskrim Polres Jember AKP Dika Hadiyan Widya Wiratama lewat Kanit Pidum Ipda Bagus Dwi Setiawan menyatakan, penangkap tersebut langkah awal untuk mengungkap para pelaku teror.

BACA JUGA: Lidik Polisi: Pembakaran Rumah Warga Jember Akibat Penganiayaan Petani Banyuwangi

“Dari proses penyelidikan, kami sementara ini sudah ada 3 orang yang diamankan. Terdiri dari dua saksi dan satu orang yang mengarah sebagai pelaku,” ungkap Bagus.

Lantaran masih dalam proses pemeriksaan, maka polisi belum dapat mengungkap identitas maupun asal-usul ketiga orang yang ditangkap.

Menurut Bagus, penyelidikan masih terus dilakukan guna mendapatkan alat bukti sebanyak-banyaknya. Bahkan, dalam hal ini Polres Jember lebih fokus tugas ke lokasi kejadian setelah kasusnya diambil alih Polda Jawa Timur.

Saat ini, masih kata Bagus, polisi berusaha keras menelusuri motif peristiwa, dan mengejar pelaku yang diperkirakan jumlahnya sampai puluhan orang.

“Kami masih memburu pelaku lainnya. Selain itu, juga pengembangan kasus. Mohon waktu,” tutur Bagus.

Sedikitnya, 7 rumah terbakar, 7 unit kendaraan roda dua maupun roda empat yang di rusak dan dibakar massa. Berikut juga penjarahan harta benda maupun kebun kopi setempat.

BACA JUGA: Densus 88 Tangkap 17 Orang Diduga Teroris di Riau, Aceh dan Sumut

Tragedi itu sebagai akibat 4 kali serangan massa mulai tanggal 3, 7, dan 30 bulan Juli, kemudian disusul tanggal 4 Agustus 2022 semalam.

Berdasar penyelidikan awal, Kapolsek Sempolan AKP Suhartanto mengungkapkan, aksi bernuansa teror merupakan buntut dari balas dendam.

Ikhwalnya, warga asal Kecamatan Kalibaru, Kabupaten Banyuwangi bernama Suhar melapor telah dianiaya oleh Ali, warga Desa Mulyorejo. Ali pun ditangkap oleh polisi.

Tanpa disangka-sangka kerabat Suhar yang tidak terima memilih jalur main hakim sendiri. Mereka dalam jumlah massa puluhan orang secara periodik bergerak melakukan balas dendam. Terjadilah pembakaran, perusakan, dan penjarahan di Desa Mulyorejo.

Tanto, panggilan akrab Suhartanto menyebut, massa teridentifikasi berasal dari Kalibaru dan sekitarnya. Sehingga, dilakukan pengejaran oleh aparat ke wilayah tersebut.

BACA JUGA: Duh! Ada Teror Pembakaran di Jember, Rumah hingga Gedung Sekolah Rusak

“Jadi, perkara ini bermula dari adanya kasus penganiayaan. Lalu, ada aksi balasan. Indikasi orang-orang Kalibaru melaksanakan aksi balasan. Menyerang rumah pelaku penganiayaan dan keluarganya,” urai Tanto.

Sedangkan, sebagian petugas dikerahkan untuk mengamankan kawasan kejadian pembakaran. Bukan hanya polisi, melainkan juga backup dari TNI serta masyarakat.

“Masyarakat ikut dalam pengamanan sekarang ini. Anggota kami dari kepolisian dibantu satu peleton Dalmas dari Polres Jember, anggota TNI dari Koramil, dan Satpol PP,” paparnya. (sut/lna)

BERITA KHUSUS

Dok! Seluruh Fraksi di DPRD Ponorogo Setujui Perubahan SOTK Satpol PP dan RSUD

NUSADAILY.COM - PONOROGO - Usulan Raperda Perubahan kedua atas Perda No.6 Tahun 2016 tentang pembentukan dan susunan perangkat daerah untuk OPD Satpol PP yang...

BERITA TERBARU