Selasa, Desember 7, 2021

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaBerita KhususBung Karna: DBHCHT Fokus untuk Turunkan Kemiskinan

Bung Karna: DBHCHT Fokus untuk Turunkan Kemiskinan

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – SITUBONDO – Bupati Situbondo, Karna Suswandi mengatakan, Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) sebesar Rp41 Miliar lebih di tahun 2021 akan digunakan untuk menurunkan angka kemiskinan di Kota Santri Pancasila.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Hal tersebut disampaikan pria yang akrab disapa Bung Karna ini saat menjadi narasumber dalam acara Talk Show Sosialisasi Gempur Rokok Ilegal dengan JTV, Rabu, 24 Nopember 2021 di Pendopo Graha Amukti Praja.

Baca Juga: Sosialisasi UU Cukai, Sekda Situbondo: DBHCHT untuk Kesejahteraan Rakyat

Bung Karna mengungkapkan, DBHCHT dialokasi untuk membeli pupuk urea non-subsidi sebanyak 1.228 Ton yang nantinya akan diberikan secara cuma-cuma kepada para petani yang memiliki lahan pertanian dibawah 200 desiare.

“Jadi anggaran pupuk gratis ini kita ambilkan dari APBD dan DBHCHT. Totalnya Rp13,5 Miliar,” ujarnya.

Baca Juga: Kabupaten Malang Terima Rp 80 Milliar untuk DBHCHT Tahun 2021

Lebih lanjut, Bung Karna menambahkan, DBHCHT juga dialokasi untuk membeli alat-alat kesehatan untuk seluruh Puskesmas di wilayah Situbondo.

Sehingga kedepannya pelayanan kesehatan kepada masyarakat Situbondo bisa semakin meningkat.

Baca Juga: Evaluasi DBHCHT Kabupaten Malang, Wamenkeu: Alokasinya Vital untuk Pembangunan Daerah

“Kita anggarkan juga untuk program Sehati (Sehat Gratis) dari APBD dan DBHCHT ini totalnya Rp10 Miliar. Nantinya warga yang terdaftar di data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) Kemensos RI, bisa berobat secara gratis hanya dengan menunjukkan KTP,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bung Karna menerangkan, DBHCHT juga dialokasi dalam bentuk bantuan langsung tunai (BLT) yang nantinya akan kepada buruh pabrik rokok, petani tembakau.

Selain itu masyarakat yang terdampak pandemi COVID-19 yang masih belum mendapatkan bantuan juga akan dapat.

Baca Juga: Kota Batu Terima DBHCHT Rp 18,9 Miliar, 50 Persen untuk Kesmas

“Totalnya sekitar Rp13 Miliar sekian. Dalam waktu dekat ini segera kita bagikan. Nanti mereka akan mendapatkan uang tunai sebesar Rp300 ribu per bulan selama 3 bulan,” tukasnya.

Bupati 54 tahun ini menyatakan, pihaknya berkomitmen untuk terus memberantas peredaran rokok ilegal di wilayahnya.

Baca Juga: Monata Orkes Melayu Pantura Kebanggaan Tapal Kuda

“Oleh karena itu, DBHCHT juga kita alokasikan untuk menggelar sosialisasi perundang-undang larangan memperjual belikan rokok ilegal. Yang dikelola oleh beberapa organisasi perangkat daerah (OPD),” pungkasnya. (fat/adv/ark).

- Advertisement -spot_img
@nusadaily.com

Peningkatan aktivitas gunung Semeru ##tiktokberita

♬ suara asli - Nusa Daily