Senin, Januari 24, 2022

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsRegionalBPS: Indeks Pembangunan Manusia di Kota Malang Naik

BPS: Indeks Pembangunan Manusia di Kota Malang Naik

NUSADAILY.COM – MALANG – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Malang mencatat, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Malang pada 2021 tercatat mengalami kenaikan menjadi 82,04 poin dari tahun sebelumnya yang sebesar 81,45 poin.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Kepala BPS Kota Malang Erny Fatma Setyoharini mengatakan, IPM Kota Malang pada 2021 yang tercatat sebesar 82,04 persen tersebut masuk dalam kategori sangat tinggi.

“Capaian pembangunan manusia Kota Malang yang diukur dengan IPM, pada 2021 tercatat sebesar 82,04 poin,” terang dia, Jumat (3/12/2021).

BACA JUGA: Sepanjang November 2021, Indeks Keyakinan Konsumen Terus menguat

Erny menjelaskan, di wilayah Jawa Timur, ada empat wilayah Kabupaten/Kota yang memiliki IPM sangat tinggi, yakni Kota Surabaya, Kota Madiun, Sidoarjo dan Kota Malang. IPM dengan kategori sangat tinggi adalah kabupaten kota yang memiliki nilai lebih dari 80 poin.

Menurutnya, ada tiga komponen IPM Kota Malang yang mengalami kenaikan pada 2021, yakni komponen Umur Harapan Hidup saat Lahir (UHH), dimensi pengetahuan yang meliputi Harapan Lama Sekolah (HLS) dan Rata-rata Lama Sekolah (RLS) serta dimensi standard hidup layak melalui Pengeluaran per kapita per tahun disesuaikan.

Di Kota Malang, tercatat Umur Harapan Hidup tumbuh 0,12 persen. Bayi yang baru lahir, memiliki peluang untuk hidup hingga berusia 73,36 tahun pada 2021, dari sebelumnya 73,27 tahun.

“Kemudian, untuk Harapan Lama Sekolah pada 2021, naik 1,55 persen. Anak-anak berusia tujuh tahun, memiliki peluang sekolah selama 15,75 tahun, dari sebelumnya 15,51 tahun,” papar dia.

BACA JUGA: BPS: Persentase Penduduk Miskin Sulut Paling Rendah di Pulau Sulawesi

Sementara itu, angka Rata-rata Lama Sekolah (RLS) juga naik 0,23 persen, dimana penduduk yang berusia 25 tahun ke atas, secara rata-rata telah menempuh pendidikan selama 10,41 tahun, dari sebelumnya 10,18 tahun.

“Untuk pengeluaran per kapita per tahun disesuaikan, naik 0,42 persen menjadi Rp16,6 juta per kapita per tahun,” kata dia.

Di Jawa Timur, tercatat ada 21 kabupaten kota yang masuk kategori IPM tinggi dengan poin antara 70-80 poin dan 13 kabupaten kota pada kategori IPM sedang dengan poin berkisar 60-70. Sementara tidak ada wilayah yang masuk dalam ketegori IPM rendah atau di bawah 60 poin.(nda/lna)

- Advertisement -spot_img
@nusadaily.com Nadzira Shafa sempat hamil anak Ameer Azzikra #tiktoktaiment ♬ Filtered Light - Nik Ammar / Mike Reed