Rabu, September 28, 2022
BerandaNewsRegionalBerkedok Jadi Tabib, Pria Asal Paiton Probolinggo Berusaha Memperkosa Pasiennya

Berkedok Jadi Tabib, Pria Asal Paiton Probolinggo Berusaha Memperkosa Pasiennya

NUSADAILY.COM – PROBOLINGGO – Berpura-pura menjadi tabib, dan hendak memperkosa pasiennya, AH (29), warga Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, diringkus Polsek Paiton, Polres Probolinggo. Tabib palsu itu terbukti melakukan aksi percobaan perkosaan terhadap Y (34), wanita asal Kecamatan/Kabupaten Gresik.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Kapolsek Paiton, Iptu Maskur Ansori mengatakan, pihaknya meringkus pelaku pada Minggu (31/10/2021), sekitar pukul 03.00 WIB, dini hari.

“Anggota Polsek Paiton menyarankan kepada pelapor untuk menjebak tersangka dengan cara menghubungi tersangka agar datang ke hotel di Kecamatan Paiton dan anggota bergegas melakukan penangkapan,” katanya, Rabu (03/11/2021).

Lebih lanjut Kapolsek menceritakan percobaan pemerkosaan itu terjadi pada Jumat (22/10/2021). Kala itu, korban, Y, sedang bersilaturahmi kerumah S, warga Kecamatan Paiton. Y bercerita jika dirinya sering mengalami gangguan dari mahluk halus.

Kemudian S langsung menyarankan korban Y untuk mandi di laut, kemudian mereka berangkat menuju pantai Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Desa Sumberanyar, Kecamatan Paiton.

Pada Sabtu (30/10/2021), sekitar pukul 18.30 WIB.”Sesampai di pantai mereka melakukan ritual itu,” jelas Kapolsek.

Tanpa disadari, pelaku AH yang kebetulan juga sedang berada di pantai mendengar perbincangan mereka terkait yang hal dialami oleh Y. Alhasil AH langsung menawarkan diri untuk mengobati Y, namun dengan syarat proses pengobatan harus dilakukan di tempat yang sepi. Korbanpun menyetujui syarat itu.

Kemudian korban Y dan AH langsung menuju tempat sepi disekitar lokasi, sesampai di tempat yang gelap dan sepi, AH justru membuka tali BH korban, lalu meremas dan menciumi dada Y, sembari pelaku juga berusaha membuka celananya sendiri. “Spontan Y, langsung menempeleng AH dan beranjak kabur,” ucapnya.

Kemudian, korban langsung melaporkan kejadian itu ke Polsek Paiton. Dari pelaporan itu, disusun siasat menangkap pelaku dengan cara korban menghubungi AH kembali. Akibat perbuatannya, pelaku dijerat pasal 289 sub 285 jo 53 KUHP, dengan ancaman sembilan tahun kurungan penjara. (dol/aka)

BERITA KHUSUS

Enam Poktan Tembakau Situbondo Dapat Bantuan Kendaraan Roda Tiga, Ini Daftarnya

NUSADAILY.COM - SITUBONDO - Enam kelompok tani (Poktan) tembakau di Kabupaten Situbondo bakal mendapat bantuan kendaraan roda tiga. Bantuan itu berasal dari Dinas Pertanian...

BERITA TERBARU

Kades Klatakan Jadi Tersangka Pencurian dan Penggelapan atas Laporan Ketua NasDem Jember

NUSADAILY.COM - JEMBER - Peristiwa pembabatan di ladang tebu dalam area tanah kas Desa Klatakan, Kecamatan Tanggul, Kabupaten Jember berujung menjadi perkara tindak pidana. Hal...