Kamis, September 29, 2022
BerandaNewsRegionalBanjir Jember: 2.853 Warga Terdampak dan Rendam 703 Rumah

Banjir Jember: 2.853 Warga Terdampak dan Rendam 703 Rumah

NUSADAILY.COM – JEMBER – Bencana banjir melanda wilayah Desa Sidomekar di Kecamatan Semboro, dan Desa Paleran di Kecamatan Semboro, Kabupaten Jember. Banjir berdampak kerugian materiil bagi ribuan warga meski hanya berlangsung sehari hingga Jumat, 14 Januari 2022.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Berdasarkan inventarisasi dari TRC Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember, ada 703 rumah warga yang terendam banjir setinggi lutut orang dewasa. Secara rinci, terdapat 2.853 jiwa yang terdampak banjir.

Kepala Desa Sidomekar Hudi Prihwiyanto menceritakan kronologi banjir tersebut. Bermula dari terjadinya hujan lebat sejak kisaran jam 17.30 WIB pada Kamis, 13 Januari 2022 hingga dini hari berikutnya. Sehingga, mengakibatkan debit air sungai yang sampai meluap ke pemukiman warga.

BACA JUGA: Waduh! Pasutri Terseret Banjir Jember, Suami Meninggal, Istri Masih Hilang

“Kemudian air mulai naik itu sehabis isya’, dengan ketinggian kurang lebih 10-50 meter. Sehingga semakin malam semakin tinggi debit airnya. Sementara ini, kurang lebih ada 300 rumah yang terdampak banjir,” ujarnya.

Ia menjelaskan, penyebab banjir selama ini memang dari luapan sungai. Menurutnya, sungai sekitar perlu dinormalisasi karena terjadi sedimentasi maupun penyempitan akibat banyak juga sejumlah pemukiman di pinggiran sungai.

Sedangkan, upaya penanganan yang dibutuhkan sekarang diutamakan kepada warga terdampak. Apalagi, banjir yang sudah surut memudahkan upaya pembersihan pemukiman dari kotoran akibat banjir.

BACA JUGA: Ratusan Rumah di Jayapura Terendam Banjir Akibat Luapan Sungai Grime-Aso

“Untuk naiknya air itu mulai dari RW 26-30 ini. Karena tadi itu setoran air dari utara RW 22-25. Dan pusatnya paling parah disini, termasuk RW 30. Jadi air itu hingga paha orang dewasa mulai dari jam 02.00 dini hari. Sedangkan warga tidak mau di evakuasi. Karena mereka masih bisa beristirahat dirumahnya masing-masing. Tapi kita tetap was-was dan patroli bersama TRC BPBD. Takut ada air luapan yang lebih besar lagi,” ulasnya.

Kepala BPBD Jember Sigit Akbari menjelaskan, sungai yang meluap memang melintasi dua wilayah terdampak banjir.

“Saya meyakini, banjir itu tidak akan terlalu lama. Jadi begitu ada genangan akan cepat surutnya,” ungkap Sigit.

BACA JUGA: Hujan Deras di Kota Surabaya Mengakibatkan Sebagian Wilayah Terendam Banjir

Dia merasa banjir itu tidak membahayakan bagi warga. “Tetapi tetap selalu waspada. Karena sebagian air ada yang sudah masuk ke dalam rumah warga,” ungkapnya.

Kedepannya, Sigit berencana bakal menormalisasi sungai untuk mencegah banjir. “Dengan hambatan sungai yang banyak bambu tersumbat. Sehingga nantinya perlu upaya untuk membersihkannya,” pungkasnya. (sut/lna)

BERITA KHUSUS

Tujuh Poktan Situbondo Bakal Dapat Bantuan Alat Jemur Tembakau

NUSADAILY.COM - SITUBONDO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo menggelontorkan anggaran dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) tahun 2022 sekitar Rp180 juta. Duit jumbo...

BERITA TERBARU

Eks Bek MU Sarankan Harry Maguire Kunjungi Psikolog

NUSADAILY.COM - LONDON - Harry Maguire disarankan mengunjungi psikolog. Bek asal Inggris itu dinilai butuh bantuan untuk bisa bermain lebih baik. Maguire baru saja dikecam...