Jumat, Januari 21, 2022

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsRegionalAnggaran Penanganan Covid-19 di Kota Malang Baru Digunakan 47 Persen

Anggaran Penanganan Covid-19 di Kota Malang Baru Digunakan 47 Persen

NUSADAILY.COM – MALANG – Sepanjang tahun 2021, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang sudah mengeluarkan anggaran sebesar Rp 52,6 Miliar atau setara 47,64 persen untuk menangani Covid-19. Padahal, total anggaran penanganan Covid-19 dari beberapa perangkat daerah (PD) sebesar Rp 110,6 miliar.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Sementara, pos anggaran lain yang juga dimanfaatkan untuk penanganan covid-19 adalah BTT (Belanja Tidak Terduga). Dari pos anggaran ini, Pemkot Malang sudah menggelontorkan anggaran sebesar Rp 34 Miliar atau 60,26 persen, dari total BTT sebesar Rp 56,48 Miliar.

“Total Anggaran Rp 110 M terealisasi sebesar 47,64 persen. Ini terdiri dari penggunaan anggaran di bidang kesehatan, lalu untuk Jaring Pengaman Sosial dan Penanganan Dampak Ekonomi lainnya,” terang Wali Kota Malang, Sutiaji melakui Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang, Erik Setyo Santoso belum lama ini.

BACA JUGA: Nakes dan Tempat Tidur Terbatas, Ini Tanggapan Pemkot Malang

Dia menjelaskan, di Bidang Kesehatan, anggaran total disiapkan lebih banyak, yakni Rp 88,3 M. Hingga Juli ini terealisasi sebesar Rp 44,5 Miliar, atau sebesar 50 persen. Sedangkan, pada kegiatan Jaring Pengaman Sosial (JPS) dianggarkan total Rp 13,52 Miliar. Terealisasi sebesar Rp 5,21 Miliar, atau sebesar 38,57 persen.

Sementara, di kegiatan Penanganan Dampak Ekonomi, dianggarkan sebesar Rp 8,79 Miliar. Terealisasi sebesar Rp 2,97 Miliar, atau sebesar 33,87 persen dari total anggaran.

“Contoh bantuan-bantuan terdampak ekonomi dan JPS ini diantaranya Bansos PKL ke 2.500 PKL, lalu dua kali Bansos Masyarakat Terdampak. Yang tahap pertama pada 22.861 KPM (Keluarga Penerima Manfaat) dan tahap kedua bagi 10.459 KPM,” jelas Erik.

Untuk rincian JPS, juga sudah digelontorkan pada kurang lebih 7.226 KPM. Terdiri dari KPM reguler, lansia dan kaum disabilitas. Bahkan, belum lama ini, akibat PPKM Darurat dan Level 4, BTT digelontorkan untuk memberi Bantuan Sosial Tunai (BST) kepada 25 ribu lebih KPM/warga penerima.

BACA JUGA: Pemkot Malang Bakal Inventarisir Kebutuhan Oksigen Bagi Pasien Isoman dan Dirawat di RS

Erik menjelaskan, anggaran penanganan covid-19 ini juga digelontorkan untuk penyuksesan vaksinasi di Kota Malang. Yakni salah satunya untuk kelengkapan sarpras dan perangkat vaksinasi.

“Hingga saat ini sudah ada 381.224 jumlah vaksin yang sudah diberikan. Secara presentase capaian vaksinasi bagi masyarakat Kota Malang sduah mencapai 58,2 persen,” tandas Erik.(nda/lna)

spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
@nusadaily.com

Perampok di Sukun Malang Tertangkap di Taman Dayu Pandaan ##tiktokberita

♬ original sound - Nusa Daily