Kamis, Agustus 18, 2022
BerandaNewsRegionalAhmad Sahroni Mimpi Jadi Presiden, Jeanette: Itulah NasDem

Ahmad Sahroni Mimpi Jadi Presiden, Jeanette: Itulah NasDem

NUSADAILY.COM – MALANG – Ahmad Sahroni, Bendahara Umum Partai NasDem, dan Wakil Ketua Komisi III DPR RI, memajang baliho ‘Mimpi Jadi Presiden’ diberbagai daerah Indonesia. Salah satu baliho nyentrik ini terpasang di Kota Malang. Sri Sajekti Sujudnadi Ketua OKK DPP, yang juga Ketua DPW NasDem Jatim menyebut,”Itulah NasDem.”

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Hal itu ditegaskan Bunda Jes sapaan akrabnya, ketika ditanya Nusadaily.com terkait baliho Sahroni yang terpampang di Jalan Ranugrati Kota Malang. Pernyataan tersebut juga disampaikan saat memberikan pemahaman tentang KeNasDeman pada puluhan Pengurus DPD, DPC dan DPRt, Partai NasDem Kota Malang, Jumat, 1 Desember 2021 di kantor DPD NasDem, Ruko Sawojajar.

BACA JUGA: Menyingkap Keserupaan Perjalanan Hidup Jokowi dan Sahroni – Nusadaily.com

Jeanette menjelaskan, Partai NasDem didirikan oleh Surya Paloh, bukan untuk kepentingan pribadinya.”Sama sekali tidak ada kepentingan kakak Surya Paloh mendirikan NasDem untuk kepentingan pribadinya. NasDem didirikan murni untuk kepentingan bangsa dan negara ini,” katanya berapi-api.

Justru saya berharap, bukan hanya kakak Sahroni yang bermimpi jadi Presiden, seluruh kader NasDem, disarankan untuk memiliki mimpi besar.”Ya kalau kalian ada di Kota Malang, bermimpilah jadi Walikota Malang, atau paling tidak menjadi Pimpinan Dewan,” Kata Jeanette.

BACA JUGA: Ahmad Sahroni Mimpi Jadi Presiden, Dulu Tukang Semir Sepatu, Lalu Jadi Crazy Rich Tanjung Priok – Imperiumdaily.com

Sehingga mimpi kakak Surya Paloh menjadikan Indonesia sebagai negara yang baldatun Toyyibatun Warobbun Ghofur, menjadi terwujud berkat kerja keras para pengurus NasDem diseluruh Indonesia, imbuhnya.

Hal senada juga dikatakan oleh Ketua DPD NasDem Kota Malang Abdul Hanan, Ia berencana mengundang Sahroni agar bisa berkenalan dan memaparkan mimpinya kepada seluruh pengurus NasDem Malang Raya. “Sehingga kalau Tuhan Mentakdirkan mimpi kakak Sahroni benar-benar kesampaian, kita sebagai kader sudah tahu apa yang harus dilakukan,” katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Ketika melintas di Jembatan Ranugrati, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, warga akan melihat sebuah baliho yang unik. Baliho milik Ahmad Sahroni tersebut merepresentasikan mimpi seorang warga yang ingin jadi presiden.

“Mimpi jadi presiden. Mumpung mimpi masih gratis, ngga bayar,” tulis baliho tersebut yang disertai dengan foto Ahmad Sahroni, menggunakan jas dan dasi yang rapi.

Mendapat Apresiasi Positif

Baliho tersebut ternyata mengundang reaksi sejumlah warga yang melihat. Mereka justru memberikan apresiasi positif dan menganggap kampanye dalam baliho tersebut mampu memberikan motivasi.

 “Mimpi itu hak semua orang, seperti kata-kata di dalam baliho itu, mimpi gratis,” terang salah satu warga, Irwan Adi.

Pria yang berprofesi sebagai dokter spesialis mata itu juga menilai, ungkapan dalam baliho tersebut juga memberikan semangat kepada masyarakat untuk tidak mudah menyerah.

BACA JUGA: Lakukan Reshuffle Kabinet, Jokowi Tunjuk Risma Jadi Mensos – Javasatu.com

“Mimpi itu juga awal mula motivasi bagi seseorang untuk menggapai cita-citanya. Sesusah apapun itu,” pungkas pria berusia 29 tahun itu.

Senada dengan Irwan, seorang warga lainnya, yakni Ayu Mayangsari juga menilai bahwa tidak salah untuk bermimpi.

“Mimpi itu nggak masalah. Apalagi, bagi orang yang memiliki potensi dan bisa mewujudkan,” kata warga yang tinggal di kawasan Sulfat, Kota Malang ini.

Dia menambahkan, ungkapan dalam baliho tersebut juga bisa menjadi motivasi bagi Ahmad Sahroni.

 “Siapa tahu dia bisa mewujudkan mimpinya jadi presiden dan bermanfaat untuk masyarakat, nggak masalah, kan,” tandas dia.(nda/ina)

BERITA KHUSUS

BERITA TERBARU

Kejagung Bakal Periksa Tersangka Korupsi Surya Darmadi Hari Ini

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) akan kembali memeriksa tersangka kasus dugaan korupsi penyerobotan lahan sawit di Riau yang merugikan negara hingga Rp78 triliun, Surya...